Curah Hujan Tinggi Belum Ancam Pertanian

Posted: 01/03/2011 in Uncategorized
Tags: , ,

InformasiPagi, Sumsel

Curah hujan di Provinsi Sumsel akhir-akhir ini cukup deras dan tergolong tinggi, namun meski diguyur hujan bercurah tinggi, sektor pertanian di Provinsi Sumsel belum terpengaruh, bahkan diperkirakan Februari dan Maret mendatang Sumsel memasuki puncak panen.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, dan Holtikultura (TPH) Provinsi Sumsel, Hj Nelly Rasdiana kemarin, Senin (24/1) di Gedung DPRD Sumsel. Menurutnya, meski Sumsel tengah diguyur hujan deras beberapa hari terakhir, dari pemantauan pihaknya, belum ada sawah yang rusak akibat curah hujan yang tinggi, dan pihaknya juga belum menerima laporan dari daerah, sehingga, sejauh ini kondisi pertanian di Sumsel masih terkendali.
“Beberapa daerah yang memiliki persawahan atau penghasil beras belum menemui kendala akibat cuaca, kita harap iklim yang terjadi di Sumsel akhir-akhir tidak mengganggu pertanian di Sumsel atau sampai terjadinya kegagalan panen,” harapnya.
Bahkan kata Nelly, diharapkan pada Februari dan Maret mendatang beberapa daerah penghasil beras khususnya daerah yang pasang surut akan mulai panen. “Insya Allah Februari Maret sudah puncak-puncak panen, sehingga mudah-mudahan kita dapat mempertahankan produksi beras seperti tahun lalu, kalau bisa produksi dapat meningkat lagi di 2011, karena pada 2010 lalu produksi kita meningkat dan surplus,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Observasi dan Data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Stasiun Klimatologi Kenten Ishak Jauhari mengakui, ada hari-hari tertentu di Sumsel turun curah hujan tinggi disertai angin kencang. Namun secara umum curah hujan masih normal karena dari pantauan pihaknya curah hujan dari awal Januari hingga saat ini masih sekitar 100 milimeter, berbeda pada November 2010 lalu yang mencapai 600 milimeter. Pada puncak hujan di Februari serta Maret, jumlah curah hujan diprediksi akan tembus 300-400 milimeter.
“Dengan curah hujan yang deras ini, daerah yang rendah akan rawan mengalami banjir, seperti di Palembang kawasan Sekip, Simpang Polda dan lainnya, atau di daerah Muba, Banyuasin serta bagian timur lain yang dataran rendah. Kalau di Lahat, Muara Enim dan sekitarnya itu rawan longsor akibat hujan,” jelasnya.
Ishak menerangkan, cuaca akhir-akhir ini memang tidak bersahabat, meski mayoritas curah hujan tidak terlalu tinggi, tapi angin kencang membuat gelombang tinggi di perairan yang dapat mencapai dua meter lebih. “Syukur, di Sumsel ini tidak terlalu parah dan masih agak kecil, ini juga karena pengaruh dari Australia yang agak low, tapi kalau di Pulau Jawa dan Kalimantan curah hujan memang deras sehingga banyak yang kebanjiran, kalau kita mayoritas diterpa angin kencang saja,” ungkapnya.Agustian Pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s