Masih Ada Kendaraan Batubara Lebihi Tonase

Posted: 23/02/2011 in Uncategorized
Tags: , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Dinas Perhubungan dan Informatika (Dishub Kominfo) Provinsi Sumsel, masih melihat ada perusahaan yang memiliki kendaraan pengangkut batubara di Sumsel, yang melebihi muatan sumbu terberat (MST) 8 ton. Sejauh ini sudah 1.300 kendaraan yang memiliki izin.
”Sejauh ini memang ada kendaraan yang tidak sesuai aturan, karena buktinya ada kendaraan yang ditindak/ditilang, dan penilangan/penindakan tersebut adalah wewenang oleh Dishub kabupaten/kota masing-masing,” kata Kepala Dinas Perhubungan dan Informatika (Dishub Kominfo) Provinsi Sumsel, Ir Sarimuda MT, melalui Kepala Bidang LLAJ dan Perkeretaapian Dishub Kominfo Sumsel, Nofri Dalimunthe di ruang kerjanya, kemarin, Kamis (20/1).
Namun, menurut Nofri, selama tahun 2010 kemarin, belum ada kendaraan yang sampai dicabut izinnya karena melanggar, ia mengatakan, semua kendaraan lintas pengangkut batubara diperbolehkan melewati jalan jika sesuai dengan ketentuan, seperti harus menggunakan kendaraan MST 8 ton sesuai dengan kelas jalan. ”Asalkan kendaraan tersebut MST 8 ton, silahkan saja, tidak ada batasan jumlahnya yang lewat, karena angkutan batubara memiliki nilai ekonomis yang harus dijual cepat,” jelasnya.
Ia menjelaskan, di Sumsel ada delapan perusahaan yang sudah mengantungi izin dari pemerintah, dan kendaraan yang di bawahi perusahaan tersebut jumlahnya bermacam-macam. ”Yang sudah ada izin ada sekitar 8 perusahaan di daerah Muara Enim dan Lahat, satu perusahaan ada yang 100 unit kendaraan dan semuanya sudah sesuai ketentuan. Setiap kendaraan batubara yang diberikan izin perusahaan, mobilnya telah diberikan kartu pengawasan, yang masa berlakunya diberikan oleh Gubernur Sumsel, selama satu tahun,” ujarnya.
Nofri menerangkan, berdasarkan data yang dimiliki pihaknya, total kendaraan yang dimiliki delapan perusahaan tersebut, ada sekitar 1.300 truk pengangkut batubara yang memiliki izin lintas di Sumsel, dan ia mengaku masih ada kendaraan yang ’liar’ atau illegal yang beroperasi, namun ia tidak dapat menjelaskan secara pasti dimana lokasinya. ”Anda bisa cari tahu sendiri,” kata Nofri.
Terhadap, kendaraan yang liar dan illegal serta melanggar aturan yang berlaku tersebut, Dishubkominfo Provinsi Sumsel dan Dishub kabupaten/kota secara prinsip akan siap mencabut atau tidak akan memperpanjang izin angkutan batubara yang tidak memenuhi ketentuan.
agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s