Ibu Wapres Tinjau Kerajinan Tenun Palembang

Posted: 23/02/2011 in Uncategorized
Tags: , , , , , , , ,

Ibu Wapres Kagum Kerajinan Sumsel
InformasiPagi, Sumsel

Ibu Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Herawati Boediono meninjau kerajinan khas Sumsel di Rumah Limas Demang Lebar Daun dan Rumah Tenun Jalan Taman Siswa no 40 Lapangan Hatta Palembang. Dalam kunjungannya, ibu Wapres dikawal ketat petugas kepolisian, TNI dan Paspampres, bahkan disiagakan dua panser di belakang Rumah Limas.
Pantauan di lapangan kemarin, Jumat (21/1), ibu Herawati Boediono beserta rombongan mengunjungi dua rumah kerajinan yaitu rumah limas dan rumah tenun. Di Rumah Limas, ibu Wapres dan rombongan tiba sekitar pukul 09.00 di tengah guyuran hujan deras, menggunakan Mobil Sedan berwarna hitam merek Volvo dengan nomor polisi RI 4. Ibu Wapres tiba didampingi Ketua TP PKK Sumsel, Hj Eliza Alex, Wakil Ketua TP PKK Sumsel, Hj Suzanna, Kabiro Perempuan Sumsel, Mery Arianti dan unsur muspida Pemprov Sumsel.
Tidak hanya disetiap persimpangan jalan, atau lorong-lorong kecil, pengamanan super ketat diterapkan aparat pengamanan agar kunjungan maksimal, seperti di Rumah Limas, tidak hanya aparat kepolisian, aparat seperti Brimob Polda, TNI dan paspampres, disiagakan juga dua panser bersenjata di belakang rumah limas salah satunya panser anoa milik Kodam II Sriwijaya.
Maksimalnya keamanan juga berimbas terhadap para tamu karena harus melewati penggeledahan tas dan juga alat pendeteksi metal/metal detektor. Wartawan peliput tak luput dari pemeriksaan, tas bawaannya digeledah, juga didata serta harus meninggalkan KTP masing-masing. Hanya wartawan elektronik yang diperbolehkan mengabadikan kegiatan ibu Wapres, sementara wartawan cetak diminta menunggu di luar. Namun sayang meski sudah menunggu lama para pewarta Pemprov Sumsel tersebut tidak diperbolehkan mewawancarai ibu Wapres. Di Rumah Limas, ibu Wapres berkunjung sekitar lebih dari 60 menit, kemudian melanjutkan kunjungan ke Rumah Tenun di Lapangan Hatta.
Usai ditinjau ibu Wapres, Pengelola Rumah Limas di Kawasan Jalan Demang Lebar Daun Palembang, Hj Baria mengatakan, di Rumah Limas ibu Herawati Boediono meninjau kain-kain khas Palembang, menyaksikan proses penenunan songket, proses sulam jumputan, melihat-lihat kamar pengantin dan kamar bayi khas Palembang. Ibu Herawati Boediono juga disajikan makanan khas Palembang, seperti tempoyak, pindang dan lainnya.
“Ketika masuk rumah limas, ibu Herawati Boediono terlihat kagum dengan yang ada di Rumah Limas, termasuk bahan yang bersepuhan emas. Ibu Herawati juga kagum melihat kain jumputan yang kita olah, apalagi saat menyaksikan proses pembuatan jumputan, songket dan benamas jantung/kuno dia kagum,” katanya.
Menurut Hj Bariah, harga yang ditawarkan di Rumah Limas bervariasi, dan ibu Wapres tertarik membeli beberapa potong produksnya, seperti membeli satu potong Kain Songket Bunga Cina dan tiga potong bahan jenis lainnya.
Ia mengaku, kehadiran pejabat kepresidenan atau lainnya, termasuk ibu presiden ke Rumah Limas bukan kali pertama, bahkan ibu Wapres terdahulu juga pernah mampir ke Rumah Limas, seperti ibu Yusuf Kalla, juga ibu-ibu Menteri, Dubes dan lainnya. “Terkadang dalam satu tahun dari Dubes datang dua kali,” jelasnya.
Usai meninjau ke Rumah Limas, rombongan ibu Wapres mengunjungi Rumah Tenun di kawasan Lapangan Hatta, di Rumah Tenun, pengamanan memang tidak seketat di Rumah Limas, namun dalam radius 500 meter aparat TNI/POLRI bersenjata disiagakan di lorong-lorong dan persimpangan.
Di Rumah Tenun kunjungan ibu Wapres tidak begitu lama, hanya sekitar setengah jam, di sini wartawan juga tidak diperbolehkan mewawancarai ibu Wapres oleh Paspampres, dan hanya mendapatkan gambaran informasi dari pemilik Rumah Tenun.
Menurut Ronimah, Pemilik Rumah Tenun, ibu Wapres melihat produk-produk kerajinan Kota Palembang, seperti songket, jumputan, batik Palembang dan lainnya. Ia mengatakan, ibu Wapres juga tidak ketinggalan memborong produknya, bahkan setiap jenis produk dibeli.
Ia juga merasa sangat senang, ketika ibu Herawati Boediono menuliskan pesan dan kesannya di sebuah bingkai ukuran besar yang tulisannya berisi ‘sangat membanggakan usaha seperti ini, maju terus’. “Isinya beliau sangat bangga dengan hasil kerajinan Palembang yang bagus-bagus, Ibu Wapres senang melihat kerajinan khas kita, dan dinilainya juga semakin maju,” katanya.
Ronimah menambahkan, Rumah Tenun yang baru berdiri tahun 2005 lalu, sehingga baru kali pertama menerima kunjungan ibu Wapres, namun ia sudah merasa sangat bangga.
Usai kunjungan, para pewarta juga tidak diizinkan mewawancarai ibu Wapres, sehingga hanya mendapatkan informasi dari pantauan di lapangan dan pengelola Rumah Tenun.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s