ARDIN Sumsel Diminta Profesional, Tidak Kalah Saing

Posted: 16/02/2011 in Uncategorized
Tags: , , , , ,

– Gubernur Minta ARDIN Sumsel PRofesional
-ARDIN Sumsel Ingin Ubah Mindset

InformasiPagi, Sumsel

Asosiasi Rekanan dan Pengadaan Barang dan Distributor Indonesia (ARDIN) Sumsel, diminta Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin lebih profesional lagi ke depan, tidak kalah saing dan ikut mendukung kesuksesan SEA Games di bidangnya. ARDIN Sumsel sendiri bertekad membantu kelancaran distribusi bahan pembangunan di Sumsel.
Hal ini terungkap pada acara pembukaan Musyawarah Daerah Asosiasi Rekanan Pengadaan Barang dan Distributor Indonesia (MUSDA ARDIN) tahun 2011, di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Rabu (12/1). Musda dibuka langsung Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, dihadiri pengurus ARDIN se Sumsel, pengurus pusat ARDIN, dan undangan penting lainnya.
“ARDIN harus meningkatkan profesionalitasnya dan harus mengikuti zaman, karena kita sedang mempersiapkan infrastruktur e-procurement (sistem lelang online-red) di Sumsel,” kata Gubernur dalam sambutannya.
Namun, pelaksanaan e-procurement tersebut belum diterapkan dalam waktu dekat, karena dipersiapkan dengan matang, jika terburu-buru dikhawatirkan masyarakat tidak dapat mengakses situsnya malah akan menjadi masalah. “Perlahan kita akan menuju ke arah sana,” kata Gubernur.
Menurut Gubernur, kesempatan untuk berusaha di Sumsel ini cukup banyak, namun banyak pelaku usaha di Sumsel belum memiliki kompetensi yang cukup, sehingga dapat kalah saing dengan pelaku usaha dari luar Sumsel, pada akhirnya pelaku usaha di Sumsel hanya menjadi sub dalam proyek atau pembangunan. “Banyak yang harus dibenahi ke depan, ARDIN Sumsel dan KADIN Sumsel bersatu membantu pembangunan di Sumsel, termasuk menyukseskan SEA Games nanti,” pintanya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPD Ardin Provinsi Sumsel, Junaidi SH mengatakan, ke depan pihaknya akan konsentrasi dan membantu memecahkan masalah sering stagnannya distribusi bahan yang dapat menghambat pembangunan di Sumsel.
Karena akhir-akhir ini pihaknya melihat tersendatnya distribusi bahan pembangunan salah satunya semen. “Jangan sampai ada proyek tapi bahan semen gak ada, kita akan cari solusinya seperti mendekati ke pabrikan atau lainnya, dan jangan sampai saat pelaksanaan pembangunan harga bahan naik akibat distribusi tersendat ini, kita akan konsentrasi kepada pendistribusian ini untuk menekan tingkat inflasi harga naik,” janjinya.
Selain itu pihaknya juga akan merubah mindset pengurus ARDIN yang terkesan hanya digunakan untuk melakukan pendekatan pengadaan barang/jasa atau meminta proyek kepada pemerintah. “Kita berharap anggota ARDIN seluruh kabupaten/kota merubah mindset mereka dengan tidak memanfaatkan wadah ini, artinya kalau mau lelang silahkan atas nama perusahaan bukan atas nama organisasi. Sehingga tidak membuat pemerintah tertekan, organisasi ini bukan meminta proyek, kita harap para pelaku usaha di ARDIN memang pengusaha yang baik,” pungkasnya.
Musda ARDIN Provinsi Sumsel, di Hotel Swarna Dwipa Palembang kemarin diadakan 11-12 Januari 2011, mengambil tema menyelaraskan pembangunan Provinsi Sumsel dalam era kemajuan teknologi pengadaan barang/jasa dan distributor di pasar global.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s