Kontraktor Venue Kolam Renang Kekurangan Beton

Posted: 19/01/2011 in Uncategorized
Tags: , , , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Kontraktor venue kolam renang SEA Games di Jakabaring Sport City, mengaku kekurangan beton, dari sebanyak 4.000 meter kubik (m3) beton yang dibutuhkan baru terpenuhi beberapa ratus beton saja.
Menurut Project Manager Kolam Renang dari PT Prambanan Dwipaka, Ndang Hidayat, pihaknya membutuhkan setidaknya 4.000 m3 beton untuk menyelesaikan venue kolam renang yang ditanganinya, hanya saja, karena beberapa faktor pihaknya mengaku baru memenuhi sekitar beberapa ratus beton saja.
“Mungkin karena banyak pengerjaan pembangunan skala besar yang membutuhkan banyak beton, membuat penyediaan beton di Sumsel menjadi berkurang dan banyak beton sudah dipesan pihak lain,” katanya kemarin Kamis (13/1).
Ia menjelaskan, kondisi kekurangan beton ini tidak hanya dialami pihaknya, namun juga mayoritas pengembang yang berada di Sumsel, namun jika kondisi ini dibiarkan tentu akan berpengaruh pada proses persiapan pembangunan venues baru SEA Games 2011.
Untuk mengatasi hal ini, pihaknya mencoba mencari langkah tepat mengatasi hal ini, seperti melakukan negosiasi ulang dengan pihak produsen beton. Agar proses pembangunan venues ini dapat berjalan lebih lancar dan tidak kekurangan beton, ia berharap seluruh stake holder di Sumsel mendukung, salah satunya mewujudkan wacana pembuatan beton di Palembang.
“Sekarang ini, hampir seluruh pengembang membeli beton secara eceran, kemarin sempat direncanakan dari sebuah konsorsium, akan membuat beton langsung di Palembang, semoga ini dapat cepat terwujud,” harapnya.
Lebih lanjut sambung dia, pada Maret mendatang kebutuhan beton akan sangat meningkat, karena semua pengerjaan dipastikan membutuhkan beton khususnya venues, sehingga jika tidak cepat terpecahkan akan menjadi kendala terberat pihak kontraktor.
“Sampai sekarang, pembangunan venue kolam renang ini masih sesuai jadwal yang direncanakan, dan dalam proses penyelesaian pemancangan tiang dan beberapa pembangunan lain di beberapa tempat. Tapi untuk lintasan renang dan bagian-bagian lainnya dikerjakan di Italia, yang dikerjakan dengan sistem modul dan bersama-sama,” urainya.
Sementara itu, di Kantor Gubernur, Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Pemprov Sumsel, Ir Eddy Hermanto SH MM mengaku sudah menerima laporan terkait kontraktor yang kekurangan beton tersebut, dan sudah pihaknya koordinasikan untuk diselesaikan, seperti memesan langsung secara khusus. ”Sekarang sudah tidak ada masalah lagi, untuk pembangunan venues ini jangan sampai terjadi kendala dan harus diprioritaskan agar cepat selesai,” kata dia.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s