Disperindag Pantau Gudang Semen

Posted: 29/12/2010 in Uncategorized
Tags: , ,

InformasiPagi, Sumsel

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sumsel, melakukan pemantauan gudang-gudang semen di Sumsel, hal ini untuk mengantisipasi adanya penimbunan semen yang salah satu akibatnya akan membuat semen langka seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.
“Kita melakukan peninjauan dengan pihak kepolisian untuk melihat seluruh gudang yang ada, agar tidak ada penimbunan semen, dan kita harapkan memang tidak ada penimbunan,” kata Kadisperindag Provinsi Sumsel, Sabtu (18/12).
Jika ditemukan adanya penimbun semen, dan membuat semen langka di pasaran, maka konsekuensinya akan sangat besar karena penimbunan itu merupakan tindakan supersif ekonomi, yang hukuman pidananya mencapai 15 tahun. “Kita harap mereka tidak ada yang main-masin seperti itu, apalagi situasi yang terjadi seperti sekarang, semua mata mengawasi itu,” jelasnya.
Disinggung mengenai harga semen yang melambung di pasaran akhir-akhir ini, yang juga sempat dikeluhkan para kontraktor, ia tidak menampik dan dinilainya masih wajar karena merupakan mekanisme pasar. “Kita sekarang sudah masuk pasar bebas, dan semuanya adalah mekanisme pasar, jika suplai semen terbatas karena ada kendala, otomatis harga akan naik di pasaran, tapi kalau suplai semen lancar dan mungkin tidak ada kenaikan,” katanya.
Eppy menjelaskan, kebutuhan semen di Sumsel khususnya akhir tahun 2010 ini memang cenderung meningkat, pasalnya Sumsel sedang giat-giatnya membangun infrastruktur dan fasilitas pendukung untuk SEA Games XXVI tahun 2011 mendatang. Ia memrediksi kebutuhan semen akan terus meningkat hingga Maret 2011 mendatang. “Kebutuhan semen Sumsel untuk tahun 2011 nanti mencapai 1.500.000 ton, artinya setiap tiga bulan dibutuhkan 400 ribu ton semen,” ujar dia.
Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Provinsi Sumsel, Ir Eddy Hermanto SH MM juga berharap, tidak hanya menjelang SEA Games saja, tapi ke depan agar tidak ada lagi kendala masalah semen ini sehingga tidak menghambat pembangunan di Sumsel.
Menurut Eddy, kebutuhan semen di Sumsel khususnya Palembang akan terus meningkat mulai Desember 2010 hingga Maret 2011 dan pada bulan April kebutuhan mulai menurun karena semua pekerjaan harus selesai pada Mei, Juni dan Juli. “Pasokan semen yang disuplai ke Sumsel khususnya Palembang ini melalui tiga angkutan, yaitu kontainer, kapal besi dan kapal kayu, menurunnya pasokan semen di Sumsel kemarin, salah satunya akibat ada perbaikan dermaga sehingga banyak kapal enggan masuk Palembang,” katanya. agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s