KSB Sumsel Terbaik Ketiga Nasional

Posted: 16/12/2010 in Uncategorized
Tags: , , , , , , , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Taruna Siaga Bencana (Tagana) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendapatkan juara III nasional pada perlombaan Kampung Siaga Bencana (KSB), saat Jambore Nasional Tagana (6-8 Desember) di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumsel, Hj Ratnawati melalui Kabid Banjamsos Dinsos Sumsel yang juga Koordinator Tagana Sumsel, Drs H MS Sumarwan MM, saat diwawancara di kantornya, kemarin Rabu (15/12).
Ia mengatakan, Tagana Sumsel meraih juara III nasional lomba KSB di Jambore Nasional Tagana Cibubur, Jakarta, setelah Tagana Sulawesi Selatan yang menjadi juara pertama dan Tagana Aceh diposisi juara II. “Alhamdulillah, Tagana Sumsel menjadi ketiga terbaik di Indonesia lomba KSB, dengan aspek penilaiannya seperti manajemen penanganan bencana, penyiapan roadmap, mitigasi dan direktorinya,” kata dia.
Menurutnya, tahun 2010 pihaknya baru membentuk KSB di Ogan Ilir di satu Kecamatan Pemulutan, namun pada 2011 mendatang KSB akan diperbanyak di daerah-daerah rawan bencana khususnya bencana banjir. Hari ini kata dia, akan diadakan launching KSB di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) Palembang, sekaligus apel simulasi penanganan bencana dan peringatan HKSN (Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional), acara akan dihadiri 600 orang undangan termasuk 300 Tagana se Sumsel.
Ia menjelaskan, KSB dibentuk untuk menciptakan kesiapsiagaan bencana di masyarakat, yaitu bagaimana masyarakat untuk menyiapkan direktori atau potensi rawan bencana potensi yang dapat menunjang penanganan bencana, dan kemudian mapping area/road map atau peta rawan bencana. “KSB ini dimaksudkan untuk melatih kesiapsiagaan masyarakat, agar masyarakat tahu langkah apa yang harus diambil ketika terjadi bencana,” katanya.
Untuk mendukung terciptanya KSB ini, minimal di dalam satu KSB memiliki lima orang personel Tagana, dan sejauh ini kemampuan Tagana di Sumsel sudah cukup memadai, dan ketrampilan dan kemampuan Tagana dalam menanggulangi bencana Tagana lebih terfokus di dapur umum, penanganan pengungsi dan evakuasi.
“Kami menyadari bahwa yang dimiliki anak-anak Tagana Sumsel, masih pengetahuan dasar, untuk itulah mulai tahun 2011 mendatang, kami akan meningkatkan kapasitas dan kualitas Tagana, mulai dari logistik, teknik evakuasi dan berkaitan dalam penanganan korban akan ditingkatkan,” katanya.
Bahkan sambung dia, pihaknya sudah memulai meningkatkan kualitas para Tagana di Sumsel, seperti beberapa waktu lalu ada sekitar 10 personel Tagana yang akan dijadikan Tagana khusus yang dilatih oleh Kopassus (Komando Pasukan Khusus) selama seminggu di Jakarta.
Terakhir dikatakannya, dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana di Sumsel, pihaknya sudah memiliki cukup perlengkapan peralatan, bahkan juga dibantu Kementrian Sosial sebanyak 100 unit tenda pengungsi untuk penanganan korban bencana, 25 unit tenda untuk Tagana Provinsi dan sebanyak 75 unit tenda dibagikan untuk seluruh Tagana se Sumsel. “Penyerahannya 75 unit tenda kepada kabupaten/kota ini dilakukan besok (hari ini-red), di TPKS berbarengan acara HKSN,” katanya.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s