Calon Komisioner Informasi Daerah Jalani Fit Propher Test

Posted: 16/12/2010 in Uncategorized
Tags: , , , , , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Sebanyak 15 calon komisioner informasi daerah (KID) Provinsi Sumsel menjalani ujian fit and propher test di depan Komisi IV DPRD Sumsel selama dua hari, panitia akan merangking 15 peserta yang kemudian diajukan ke Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin untuk ditetapkan.
Hal ini diungkapkan Tim Seleksi Anggota KID Sumsel, Sri Marlia, diwawancara di kantornya Rabu (15/12). Menurutnya, sebanyak 15 calon KID tersebut menjalani fit and propher test kemarin dan hari ini di DPRD Sumsel, yang merupakan tahapan seleksi terakhir setelah melalui tahap administrasi, tes tertulis dan tes wawancara.
“Setelah dilakukan fit and propher test oleh DPRD Sumsel, ke 15 calon KID ini akan dirangking, kemudian hasil rangking ini akan diajukan ke Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin. Gubernur akan mengambil lima orang saja untuk dilantik, sementara 10 orang lainnya akan dijadikan cadangan,” jelasnya.
Ia mengatakan, beberapa calon pejabat yang menjadi anggota terkuat KID Sumsel seperti mantan Ketua PWI Sumsel, Kurnati Abdullah dan mantan Kadinsos Provinsi Sumsel, Fadjri Nashir.
Sementara itu, anggota tim seleksi lainnya Saut Panjaitan menjelaskan, Komisi Informasi Pusat (KIP) membentuk Komisi Informasi di Daerah atau KID, di Sumsel, KID nanti akan membawahi 15 kabupaten/kota.
Menurutnya, para calon KID Provinsi Sumsel yang lulus seleksi 60 persennya harus menguasai atau memiliki wawasan tentang kehakiman, dan 40 persennya memiliki wawasan tentang komunikasi. Diharapkannya, para KID Sumsel terpilih adalah orang-orang yang objektif, jujur, memiliki bakat leadership dan lainnya.
“Sekitar 60 persen komisioner harus mengarahke yudusial untuk menyelesaikan kasus perdata dan pidana informasi, dan 40 persen harus memiliki skill berkomunikasi karena akan berhubungan dengan publik,” jelasnya.
Ia menambahkan, KID adalah pemutus sengketa antara masyarakat/lembaga/wartawan yang ingin mendapatkan informasi dengan PPID (pejabat pengelola informasi daerah), sehingga untuk menjadi KID maka orang tersebut haruslah mampu jujur, objektif dan lainnya.
”PPID ini adalah pejabat yang ditunjuk oleh SKPD atau instansi pemerintah untuk menjadi pintu masyarakat mendapatkan informasi, seperti tugasnya humas, jadi, penyampaian informasi nantinya satu pintu melalui PPID. Nah, ketika ada sengketa antara masyarakat atau orang yang butuh informasi dengan PPID, KID ini yang berperan memediasinya,” terang dia.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s