25 Persen APBD Sumsel Belum Terserap

Posted: 16/12/2010 in Uncategorized
Tags: , , , , ,

– APBD Sumsel Terserap 75 Persen
InformasiPagi, Sumsel

Hingga pertengahan Desember 2010, realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumsel baru sekitar 75 persen, tinggal 25 persen APBD belum terserap, lambannya penyerapan salah satunya dari program gratis.
Demikian diungkapkan, Kepala Biro Keuangan dan Aset Provinsi Sumsel, Laonma PL Tobing, diwawancara di Gedung DPRD Sumsel Rabu (15/12). Laonma mengatakan, dari total sekitar Rp3,4 Triliun APBD Provinsi Sumsel 2010, hingga kemarin penyerapan anggaran baru sekitar 75 persen, sehingga menyisakan 25 persen lagi yang belum terserap. ”Penyerapan 75 persen dari APBD ini dari semua sektor termasuk pembangunan rumah murah dan lainnya,” katanya.
Menurut Laonma, lambannya penyerapan anggaran yang sekitar 25 persen lagi, berpotensi terjadinya silpa atau sisa lebih pengunaan anggaran di akhir tahun, salah satunya dari dinas yang berkaitan dengan program gratis. ”Seperti program sekolah gratis juga berobat gratis itu pasti akan berpotensi menimbulkan silpa, karena berobat gratis ini berdasarkan klaim, kalau tidak diajukan klaimnya maka tidak dapat direalisasikan pembayarannya,” kata dia.
Namun, pihaknya belum dapat memrediksikan berapa besaran silpa yang akan terjadi di akhir tahun ini, pasalnya kemarin baru merupakan hari terakhir memasukkan SPM (surat perintah membayar). ”Nanti kita lihat berapa banyak SPM yang masuk, untuk diproses SP2D (surat perintah pencairan dana), kita belum dapat memrediksi besaran silpanya,” katanya lagi.
Ia memperkirakan, silpa tahun ini akan lebih kecil dari tahun 2009 lalu. ”Tapi mungkin bisa lebih kecil dari tahun lalu yang sekitar di bawah 10 persen untuk angka pastinya saya lupa. Yang jelas, silpa yang paling besar itu dari program gratis, masalah presentase besaran silpa 2010 ini juga belum dapat diprediksi sekarang,” katanya.
Disinggung mengenai APBD 2011 diajukan sekitar Rp3,5 Triliun, dan kemarin pihaknya baru membahas hasil evaluasi Depdagri di Badan Anggaran DPRD Sumsel. Ada beberapa poin dari 10 SKPD yang harus dikoreksi dan diperbaiki yaitu masalah penempatan belanjanya yang mayoritas ada masalah kesalahan dalam penempatannya. ”Hasil evaluasi Depdagri itu sudah turun Hari Kamis tanggal 9 Desember,” jelasnya.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s