Sumsel Pilot Project Pengolahan Limbah Sampah

Posted: 13/12/2010 in Uncategorized
Tags: , , , , , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Tahun 2010 ini Negara Indonesia baru akan memulai program pengolahan limbah sampah menjadi pupuk dan energi bekerjasama dengan Negara Jepang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) satu-satunya provinsi terpilih untuk menjadi pilot projek program kerjasama ini.
Demikian terungkap dalam pertemuan antara Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, jajaran Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan, instansi terkait lainnya, dengan Ministry of Agriculture, forestry and fisheries (MAFF) Jepang dan Recycle One Co Ltd Jepang, dalam rangka menjajaki program kerjasama dalam kegiatan Biomas Town, kemarin, Rabu (8/12) di Hotel Aryaduta.
Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin mengatakan, berdasarkan hasil kesepakatan antara Negara-negara ASEAN dua tahun lalu, untuk menerapkan program Biomas Town, ada beberapa Negara yang sudah menerapkannya seperti Thailand, Vietnam yang sudah memasuki fase ketiga pelaksanaan program, termasuk juga Negara Jepang.
“Kalau di Thailand dan Vietnam sudah mulai masuk fase ketiga, dan di Jepang ada 300 kota yang penduduknya berjumlah mulai dari 5.000 sampai 100 ribu sudah menerapkan Biomas Town, yang menggunakan sampah-sampah dari produk tumbuhan untuk kebutuhan pupuk dan listriknya,” kata Gubernur usai melakukan rapat.
Untuk di Indonesia sendiri sambung Alex, program Biomas Town bekerjasama dengan Negara Jepang ini baru akan dimulai tahun 2010 ini, dan Provinsi Sumsel sendiri terpilih untuk dijadikan pilot project program ini. “Ada bantuan dari Pemerintah Jepang untuk program ini, dan Alhamdulillah Sumsel ditunjuk menjadi Pilot Project. Mewakili Pemprov Sumsel ditunjuklah Dinas Pertanian Tanaman Pangan, dan Holtikultura (TPH) Provinsi Sumsel untuk menanganinya,” jelas Gubernur.
Sementara itu, masih di Hotel Aryaduta, Kepala Dinas Pertanian TPH Provinsi Sumsel, Hj Nelly Rasdiana menambahkan, Provinsi Sumsel yang dijadikan pilot project program ini, akan diberikan bantuan dan bekerjasama Negara Jepang dalam bentuk pengolahan limbah. “Bagaimana limbah itu bisa kita manfaatkan untuk pupuk dan sumber energi seperti yang telah diterapkan oleh Negara Jepang, itulah konsep mereka yang akan dikerjasamakan,” jelas Nelly.
Secara teknis sambung Nelly, pihaknya siap melaksanakan program tersebut, dengan menggandeng SKPD terkait mulai dari Dinas Perkebunan, Dinas Peternakan, Dinas Lingkungan Hidup dan lainnya. Untuk Sumsel hanya di Kota Palembang yang akan menjadi lokasi pengolahan limbah, namun pihaknya belum menentukan lokasi pasti tempat pengolahan limbah tersebut. “Kita harus siap melaksanakan program ini dan kita memang siap, tapi lokasinya belum ditentukan, nilai bantuannya juga belum dapat diberitahukan,” katanya.
Usai melakukan pertemuan kemarin, pihaknya segera akan menindaklanjutinya dengan mulai mencari lokasi agar program dapat cepat terwujud. “Akhir 2010 ini kita mulai bekerja, Gubernur berharap sekitar dua tahun program ini dapat terselesaikan, karena bahan bakunya tidak sulit dan ada disekitar kita,” tutupnya.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s