Pelindo Diminta Prioritaskan Transportasi Semen

Posted: 13/12/2010 in Uncategorized
Tags: , , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) meminta PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II, memrioritaskan transportasi kapal pengangkut semen ke Palembang, yang semula hanya lima kapal ditambah 10 kapal. Pemprov Sumsel akan menyiapkan payung hukum sebagai pendukungnya.
Demikian terungkap dalam rapat antara jajaran Pemprov Sumsel dengan para distributor semen dan para agen pasir di Sumsel yang dilakukan di Ruang Rapat Bina Praja Sumsel, Rabu (8/12). Rapat dipimpin langsung Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Provinsi Sumsel, Eddy Hermanto SH MM, didampingi jajaran unsur muspida, para distributor semen Holcim, Padang, Tiga Roda, Semen Bosowa dan Semen Baturaja, PT Pelindo II dan unsur terkait lainnya.
Dalam rapat, Asisten II mengatakan, pasokan semen yang disuplai ke Sumsel khususnya Palembang melalui tiga angkutan, yaitu kontainer, kapal besi dan kapal kayu, menurunnya pasokan semen di Sumsel salah satunya diakibatkan ada perbaikan dermaga sehingga banyak kapal enggan masuk Palembang. “Kita harap tidak hanya menjelang SEA Games saja, tapi ke depan agar tidak ada lagi kendala masalah semen ini,” kata Eddy.
Menurut Eddy, kebutuhan semen di Sumsel khususnya Palembang akan terus meningkat mulai Desember 2010 hingga Maret 2011, karena pada bulan April kebutuhan mulai menurun karena semua pekerjaan harus selesai pada Mei, Juni dan Juli. “Saya minta distributor merekap kebutuhan semen mulai Desember-Maret 2010 nanti, sehingga diketahui berapa semen bisa masuk ke Sumsel hingga Maret nanti. Saya minta nanti Pelindo menambah 10 kapal lagi menjadi 15 kapal khusus untuk semen, dan agar diprioritaskan,” pinta dia.
Sementara itu, Distributor Semen Holcim Sumbagsel, dari PT Sentosa Upaya Karya Prima, Adision mengatakan, pasokan semen holcim untuk Sumbagsel mencapai 10-15 ribu ton/bulan, kendala yang dihadapi saat ini belum dapat masuknya kapal besi bermuatan besar ke Palembang, karena kondisi pelabuhan yang tidak memungkinkan. “Sekarang masuk hanya dua jalur saja, kendala lain antrean yang terlalu lama bahkan bisa sampai 1 bulan lebih, sehingga pemilik kapal tidak mau ke Palembang,” katanya.
Perwakilan dari Distributor Semen Padang juga mengatakan, kelangkaan semen di Palembang akibat masalah transportasi, dan terkendala keterlambatan pembongkaran. “Kami harap demi kelancaran pembongkaran muat, kapal pengangkut semen ini dapat diprioritaskan,” pintanya.
Menanggapi hal ini, dari pihak PT Pelindo II, Ganeral Manager PT Pelindo II Cabang Palembang, Andi Isno Vandiono menjelaskan, PT Pelindo siap memrioritaskan masuknya kapal pengangkut semen ke Pelabuhan Boom Baru Palembang selama 24 jam, terlebih Pemprov Sumsel akan menyiapkan SK Gubernur untuk memrioritaskan kapal semen masuk ke pelabuhan. Namun,pihaknya harus mengetahui jumlah kebutuhan semen yang diperlukan sehingga dapat menyiapkan dermaganya. “Jumlah dermaga sekarang ada lima, selama ini meski ada satu dermaga konvesional dalam perbaikan tidak mempengaruhi kondisi di lapangan,” jelas dia didampingi Manager Perencanaan dan Pengendalian Operasi, Cholid Fathoni.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s