Gubernur Segera Panggil Perusahaan Semen

Posted: 07/12/2010 in Uncategorized
Tags: , , , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Persediaan semen di Sumatera Selatan (Sumsel) mengalami kelangkaan, sehingga sedikit menghambat pembangunan di Sumsel, para kontraktor juga mengeluhkan harga semen yang tinggi. Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin sendiri segera melakukan pertemuan dengan para pengusaha semen untuk mencari solusi kelangkaan semen.
Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, mengaku baru mendapatkan informasi jika terjadi kelangkaan persediaan semen di beberapa daerah di Sumsel, yang membuat para kontraktor mengeluh karena menghambat pekerjaan pembangunan mereka. “Ya saya juga baru dengar itu, kemarin juga para kontraktor mengeluh hilangnya semen (di pasaran-red),” kata Gubernur, diwawancara usai menghadiri wisuda mahasiswa UIGM, Sabtu (4/12).
Secara teknis kata Alex, ia belum mengetahui alasan langkanya semen di pasaran di beberapa daerah di Sumsel, untuk itulah Gubernur segera meminta penjelasan detail tentang masalah ini dengan perusahaan-perusahaan semen yang ada di Sumsel. “Hilangnya semen itu apakah karena memang produksinya habis, atau memang ada faktor lainnya, jadi, hari Senin depan, kita akan memanggil perusahaan-perusahaan semen, terutama dari Semen Baturaja,” kata Gubernur.
Saat ditanya, tentang isu semen yang tertahan di Lampung, Gubernur juga belum mengetahuinya. “Masalah ini kita akan cek dulu, mudah-mudahan setelah melakukan pertemuan dengan perusahaan-perusahaan semen nanti, akan diketahui akar permasalahannya untuk diselesaikan,” tutupnya.
Seperti pada pemberitaan sebelumnya, persediaan semen di Sumsel mengalami kelangkaan dalam satu bulan terakhir baik di Lubuk Linggau dan beberapa daerah lainnya, bahkan di Baturaja sendiri juga terjadi kelangkaan semen. Kelangkaan semen ini menghambat para kontraktor melakukan pembangunan.
Ketua Forum Komunikasi Kontraktor Sumsel, Yamin, mengatakan, proyek pembangunan di Sumsel terancam molor jika kebutuhan semen tidak segera teratasi, pihaknya meminta agar pemerintah daerah segera turun tangan memecahkan permasalahan yang terjadi, jika tidak ingin proyek pembangunan berjalan molor.
”Kami tidak bertanggung jawab kalau pekerjaan molor akibat semen yang langka, semua merek semen juga susah didapatkan, kalau tidak ada semen proyek pembangunan yang membutuhkan semen pasti terhambat,” katanya.
Tidak hanya persediaan semen yang langka, Yamin juga mengaku harga semen tahun ini dinilai tinggi yang semula hanya Rp50 ribu/sak naik menjadi Rp65 ribu/sak. Ia memperkirakan, kelangkaan semen karena meningkatnya kebutuhan semen di akhir tahun anggaran.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s