Gerakan Pramuka Mencetak Pemimpin

Posted: 04/12/2010 in Uncategorized
Tags: , , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Gerakan pramuka tidak hanya kegiatan pendukung pendidikan formal, lebih dari itu gerakan pramuka mampu mencetak kader-kader pemimpin, karena sistem pendidikan dalam kepramukaan mampu meningkatkan kemampuan kompetensi dalam bidang soft skill.
Demikian terungkap dalam acara temu ramah tamah Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin dengan peserta pelatihan Gabungan Pramuka Perguruan Tinggi Nasional 2010, di Griya Agung Palembang kemarin, Rabu (1/12).
Acara tidak dihadiri langsung Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin yang sedang dinas ke luar kota, namun diwakilkan asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sumsel, dr H Aidit Aziz. Turut hadir Pembantu Rektor (Purek) I Unsri, Prof Dr Zulkifli Dahlan dan Purek III Unsri, Dr Ir Anis Saggaff MSCE, Purek III PGRI, Waka Kwarnas Bidang Organisasi Kak, Amoroso Katamsi, Kadispora Palembang, Kwarda Gerakan Pramuka Sumsel, dan juga peserta latihan gabungan seluruh indonesia, mulai dari Sumut, Sumbar, Jambi, Lampung, Jawa, Lombok, Gorontalo dan lainnya.
Pada kesempatannya berbicara, Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sumsel, dr H Aidit Aziz, mengatakan, salah satu masalah pendidikan yang dihadapi saat ini adalah orientasi pendidikan yang belum sepenuhnya memanusiakan manusia dengan cara memberikan ruang mengembangkan potensi diri, karena itu terjadi ketegangan sosial dengan dalih ras, suku, agama, kepentingan individu dan kelompok yang merupakan cermin tidak kemampuan pendidikan.
“Pendidikan ini memiliki peran penting membentuk kesalehan sosial, untuk itu orang tua, guru, pembina pramuka merupakan kunci kesuksesan dalam membina budi pekerti ini,” katanya.
Aidit mengatakan, kegiatan pramuka adalah salah satu wadah untuk mengasah sikap kepemimpinan, dalam gerakan pramuka dididik kemampuan memimpin, “Inilah salah satu yang mesti dipelajari, seorang pemimpin itu saat dia berbicara semua orang terpana, patuh dengan apa yang dikatakannya, dan mampu menggerakkan orang lain untuk mencapai tujuannya.
“Sekarang kita harus belajar menjadi pemimpin, salah satunya dari gerakan pramuka. Selamat anda semua telah terpilih ke Palembang mewakili pramuka di perguruan tinggi di daerah masing-masing, anda berarti sudah dipercayai memimpin dan terpilih mewakili pramuka di daerah anda,” jelasnya.
Pada kesempatan kemarin, Aidit juga menyosialisasikan tentang akan diselenggarakannya Jambore Pramuka Daerah di Sumsel, yang diadakan sebelum acara Jamnas pada Bulan Juli 2011 mendatang. “Sumsel akan menjadi tuan rumah Jambore Nasional, sekitar 20 ribu lebih penggalang akan berada mengikuti Jamnas di Teluk Gelam OKI tahun depan. Selain itu, Sumsel juga akan menjadi tuan rumah pesta olahraga Asia Tenggara yaitu SEA Games XXVI,” ungkapnya
Sementara itu, Rektor Unsri Badia Parizade melalui Prof Dr Zulkifli Dahlan menyampaikan, entang pentingnya sistem pendidikan, ia berharap mahasiwa tidak hanya memiliki kompetensi dibidang iptek melainkan juga tapi memiliki kemampuan kompetensi dalam bidang soft skill salah satunya melalui pramuka. “Berdasarkan hasil penelitian, kesuksesan seseorang 80 persen ditentukan oleh soft skill seperti kemampuan berkomunikasi, organisasi, kepemimpinan, etika bekerjasama dan lainnya, dibanding hard skill,” ungkapnya.
Gerakan pramuka kata Zul, adalah tempat pelajar dan mahasiswa menempa agar memiliki karaker bangsa yang santun, cerdas, memiliki kemampuan etika dan lainnya. “Semangat kebersamaan, gotong royong, kemampuan berorganisasi, kepemimpinan dan lainnya juga dapat diwujudkan dalam kegiatan pramuka yang tidak dapat diperoleh di materi perkuliahan,” ungkapnya.
Pada pelatihan Gabungan Pramuka Perguruan Tinggi Nasional 2010 di UNSRI, Zul berharap, materi yang diperoleh peserta agar dapat diimplementasikan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Kita bangga, Unsri tahun ini mendapat kehormatan melaksanakan latihan gabungan Pramuka diikuti pramuka dari perguruan tinggi se Indonesia,” tutupnya.
Sedangkan, Waka Kwarnas Bidang Organisasi Kak, Amoroso Katamsi, untuk mendapatkan lapangan kerja sekarang ini, tidak hanya mengandalkan Iptek namun juga kepribadian yang unggul dan kemauan tinggi. Ia meminta, agar pelatihan yang diikuti peserta, dapat dimanfaatkan bertukar pengalaman untuk menjadi bekal dalam menjajakkan karir ke depan.
“Anda akan menjadi pemimpin di masa depan, maka dasa dharma 10 yaitu suci perkataan, pikiran dan perbuatan haruslah diikuti dan diterapkanm kalau itu diikuti maka tidak akan ada lagi korupsi di Negara ini, nilai dasa dharma itu harus dipegang, dihayati dan dijaga,” pintanya.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s