Sumsel Siap Kirim Perawat ke Jepang

Posted: 29/11/2010 in Uncategorized
Tags: , , , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Tidak hanya pembantu rumah tangga, ke depan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin akan mengirimkan tenaga kerja yang lebih profesional dan terdidik, salah satunya tenaga perawat untuk dikirimkan ke Jepang.
Hal ini diungkapkan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin disela memberikan kata sambutan, pada acara pencanangan Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah Dengue (GERTAK PSN-DBD) di Plaza Benteng Kuto Besak, Jumat (26/11). Ia menyampaikan, dalam waktu dekat Pemprov Sumsel akan menjajaki kemungkinan bekerjasama dengan salah satu institusi kesehatan di Negara Jepang, yang memerlukan tenaga-tenaga perawat, baik untuk ditempatkan di rumah sakit, panti jompo di kota-kota di Jepang. “Tapi, tenaga perawat yang akan dikirim nanti haruslah lulus seleksi, serta memenuhi kriteria agar dapat bekerja di sana,” kata Gubernur.
Gubernur menjelaskan, Pemprov Sumsel segera mengirimkan surat edaran, ke perguruan tinggi kesehatan di Sumsel, untuk menyiapkan lulusan-lulusan mereka untuk bekerja di Jepang dengan tawaran gaji sangat tinggi. Namun, untuk jumlah perawat yang akan dikirim ke Jepang, belum dapat diberitahu, karena harus melalui tahapan seleksi terlebih dahulu.
Ia berharap, ke depan Sumsel tidak lagi mengirimkan TKI pembantu rumah tangga, namun lebih memrioritaskan pengiriman tenaga kerja yang sudah terdidik salah satunya tenaga perawat. “Jadi kita (Sumsel) tidak akan mengirimkan TKI pembantu rumah tangga ke luar negeri, tapi kita juga akan mengirimkan tenaga-tenaga yang terdidik, sehingga bisa menjaga dirinya, dan bisa juga membawa nama bangsa dengan baik,” jelasnya.
Selain itu, disinggung apakah akan ada pendataan terhadap jumlah TKI asal Sumsel yang bekerja di luar negeri, terkait banyaknya kekerasan yang menimpa para TKI di Arab Saudi, Gubernur akan memonitor TKI asal Sumsel dan akan mempertimbangkan kembali pengiriman TKI ke luar negeri.
“Untuk sementara kita akan mempertimbangkan kembali pengiriman TKI ke luar negeri, dan kita akan mencoba mencari lapangan kerja lebih baik lagi di luar negeri, dan mengirimkan tenaga terlatih antara lain perawat,” kata Gubernur.
Sebelumnya, saat berkunjung ke Kantor Gubernur, Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), M Ir Jumhur Hidayat, mengatakan, ke depan pihaknya memprogramkan penempatan TKI tidak hanya untuk pembantu rumah tangga (PRT) melainkan tenaga profesional seperti perawat. Provinsi Sumsel diharapkan dapat mengirimkan 1.000 tenaga perawat untuk bekerja di negara-negara di Timur Tengah (Timteng).
“Ke depan bekerjasama dengan Pemprov Sumsel kita akan menempatkan TKI yang lebih profesional seperti tenaga perawat untuk bekerja di Timteng. Karena, negara-negara besar di Timteng membutuhkan sekitar 50-100 ribu butuh tenaga perawat, yang sekarang banyak perawat asal Filipina, nah, kita jangan terjebak lagi mengirimkan PRT ke depan, sistem ini harus diubah,” harapnya.
Untuk mempersiapkan TKI perawat di Indonesia, pihaknya akan melatih perawat dengan kemampuan Bahasa Inggris selama empat bulan bagi para perawat yang berminat ke Timteng. Dengan mengirimkan para perawat yang berkualitas ke luar negeri, Indonesia juga akan dianggap profesional, tidak lagi mengirimkan PRT.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s