BNN Bangun Panti Rehab Narkoba Gratis di Sumsel

Posted: 12/11/2010 in Uncategorized
Tags: , , , , ,

– BNN Bangun Lima Kantor Cabang di Sumsel
InformasiPagi, Sumsel

Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat, pada 2011 mendatang akan membangun lima kantor perwakilan di beberapa daerah di Sumsel dan membangun satu tempat rehabilitasi narkoba.
Kepala Biro Perencanaan BNN Pusat, Nicolas Eko mengatakan, pihaknya memiliki program pengembangan organisasi dan peningkatan kapasitas BNN di daerah dengan membentuk dan membangun kantor BNN di Provinsi (BNP) dan kabupaten/kota di Indonesia, termasuk juga membuat tempat rehabiliasi/panti rehabilitasi.
“Kita telah melakukan pertemuan dengan Gubernur, dan Gubernur sudah menyiapkan tempat rehabilitasi yang akan di bangun tersebut di Kota Pagaralam dengan kapasitas 200-250 orang, dan akan membuat kantor perwakilan BNN yaitu BNP di Jakabaring,” katanya usai melakukan pertemuan dengan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, di Kantor Gubernur, Kamis (11/11).
Selain Palembang dan Pagaralam, pihaknya juga akan melakukan survei di beberapa kabupaten/kota seperti Lubuk Linggau, Prabumulih, OKUT dan Empat Lawang untuk dibangun kantor. Anggaran untuk pembangunan kantor dan tempat rehabilitas tersebut berasal dari BNN, terdiri dari Rp10 Miliar untuk pembangunan Kantor BNP di Jakabaring dan Rp50 Miliar untuk tempat rehabilitasi di Pagaralam, menyusul daerah lain, tempat rehabilitasi tersebut akan dilengkapi berbagai fasilitas dan akan banyak konselor yang dilibatkan.
“Pemerintah sekarang, wajib merehabilitasi para pecandu dan pengguna narkoba termasuk di Sumsel, sehingga tempat rehabilitasi itu nantinya gratis. Jadi, bagi yang ingin direhabilitasi silahkan datang, karena selain memerangi mafia narkoba, kita iringi dengan pemulihan kondisi pecandunya,” jelas dia.
Nicolas mengungkapkan, berdasarkan hasil penelitian tahun 2008 yang dilakukan pihaknya, pengguna narkoba di Sumsel mencapai 80-90 ribu orang, untuk data terakhir baru akan diketahui pada 2011 mendatang. Provinsi Sumsel sendiri berada di peringkat 13 besar untuk jumlah pengguna narkoba di Indonesia, dan pihaknya mencatat sekitar 60 persen pengguna narkoba di Sumsel adalah kalangan bukan pelajar dan 40 persennya kalangan pelajar.
“Pada umumnya yang terkena narkoba itu orang yang sudah punya uang atau para pekerja, kalau anak sekolah seperti pelajar dan mahasiswa sifatnya menurun karena banyak yang hanya coba-coba, berbeda dengan para pekerja yang banyak pecandu dan jumlahnya cenderung lebih meningkat,” ungkapnya.
Pihaknya berpesan, agar masyarakat merangkul para pecandu narkoba dan pengguna narkoba untuk direhabilitasi, dan tidak untuk dikucilkan. “Pecandu narkoba itu korban dan jangan dijadikan aib, tapi dibantu saudara kita yang terkena narkoba itu agar mereka bisa pulih dan berguna lagi bagi lingkungan, jangan malah dikucilkan,” pungkasnya.
Sementara itu, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin melalui Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sumsel, dr H Aidit Aziz, menjelaskan, kantor BNP Provinsi akan dibangun di Jakabaring Sport City di atas 2.500 M2, dan BNN juga akan membangun lima kantor di kabupaten/kota. “Selama ini BNP kita belum memiliki kantor dan hanya menyewa, dengan dana dari BNN pusat kantornya akan dibangun pada 2011 mendatang. Kantornya nanti berfungsi sebagai pusat komando, dan ada ruang untuk para pecandu yang tertangkap dan lainnya,” kata dia.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s