Gubernur Panggil Pejabat Muba

Posted: 11/11/2010 in Uncategorized
Tags: , , , ,

– Plh Bupati Muba Tetap Ikhwanudin

InformasiPagi, Sumsel

Polemik dua Pelaksana Harian (Plh) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) berakhir, para pejabat Pemkab Muba termasuk Plh Bupati Muba yang di SK-kan Bupati Muba melakukan pertemuan dengan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin untuk dilakukan penegasan. Telah diputuskan Plh Bupati Muba adalah Ikhwanuddin, selain itu, kemarin juga dilakukan fit and propher test untuk Sekda Muba.

Sebelum melakukan pertemuan dengan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, semula dilakukan Fit and Propher Test Sekda Muba yang dilakukan di Ruang Rapat Bina Praja Sumsel secara tertutup kemarin, Rabu (10/11). Tiga pejabat yang mengikuti fit and propher test Sekda Muba tersebut, seperti Plt Sekda Muba Muchammad Hanafi, Kepala PPLH Muba, Faisol serta Asisten III Setda Muba Yuliansyah yang juga menjadi Plh Bupati Muba, setelah dilakukan fit and propher test ketiga pejabat tersebut langsung melakukan pertemuan dengan Gubernur Sumsel di ruang kerja Gubernur, membahas masalah Plh Bupati Muba.

Usai melakukan pertemuan, Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Muba, Muchammad Hanafi mengatakan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, terkait polemik dua Plh Bupati di Kabupaten Muba. Menurutnya, Gubernur telah menegaskan kepada pihaknya, bahwa Plh Bupati Muba adalah Ikhwanuddin.

Ia mengaku, sekarang ada dua SK untuk Plh Bupati Muba yaitu dari Gubernur dan Bupati Muba sendiri, namun meski Gubernur telah menentukan dan mengeluarkan SK Plh Bupati Muba, pihaknya baik itu oleh Plh Sekda atau Plh Bupati tidak dapat membatalkan dan mencabut SK PLH Bupati dari Bupati Muba.

“Kita tidak bisa menolak keputusan Gubernur, karena provinsinya Muba adalah Provinsi Sumsel dan Muba adalah daerahnya Provinsi Sumsel. Tapi, kita tidak memiliki kewenangan mencabut SK tersebut, jadi Plh Bupatinya ada dua dan kami tidak berhak mencabutnya,” kata dia.
Saat disinggung, jika dua SK berlaku artinya ada dua Bupati yang akan memimpin dan bekerja sebagai Bupati Muba ?, pihaknya tidak dapat menjawab dan memberikan komentar. “Tapi, pak Gubernur telah menegaskan, bahwa yang berhak itu adalah pak Ikhwanuddin,” katanya.

Sementara itu, Asisten III Setda Muba yang juga Plh Bupati Muba (SK Bupati Muba-red), Juliansyah sendiri mengatakan, pihaknya telah diberikan petunjuk oleh Gubernur mengenai siapa yang memiliki kewenangan memimpin Kabupaten Muba atau yang menjadi Plh Bupati Muba.

“Saya melaksanakan tugas itu sampai ada petunjuk lebih lanjut, dan hari ini (kemarin-red) saya sudah diberikan petunjuk Gubernur, dan Gubernur akan menjamin seluruh roda pemerintahan Muba melalui pak Ikhwanuddin, sudah itu saja, jadi tunggal (Plh Bupati Muba-red) pak Ikhwanuddin,” katanya singkat.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel, H Eddy Yusuf menegaskan, pemerintah Kabupaten Muba telah menyalahi aturan dan prosedur yang berlaku. Karena menurutnya, yang menunjuk PLH Bupati adalah Gubernur dan Mendagri, Bupati tidak berhak menunjuk PLH Bupati.

“Jadi yang benar itu SK dari Gubernur bukan Bupati, kalau ada yang dari Bupati berarti Bupatinya yang gak ngerti, masa dia yang menunjuk ? Gubernurlah yang menunjuk siapa sebagai PLH Bupati sampai Bupati itu melaksanakan tugasnya kembali,” tegas Wagub.
Disinggung jika ada persetujuan dari DPRD Kabupaten Muba untuk penunjukkan PLH Bupati oleh Bupati, Wagub tetap mengatakan itu menyalahi. “Gak ada urusan, dalam pemerintahan itu ada mekanisme dan tata tertib pemerintahan, yang berhak menunjuk PLT, PLH, pejabat sementara Bupati dan Sekda kabupaten/kota se Indonesia ini adalah Gubernur,” tegasnya lagi.
Sehingga, jika aturan ini dilanggar artinya Pemerintah Muba menyalahi prosedur yang telah ditentukan, karena seharusnya Pemerintah Muba harus melaporkan dan mengusulkan PLH Bupati kepada Pemprov Sumsel yaitu kepada Gubernur Sumsel untuk dikeluarkan SK dan bukan ke DPRD kabupaten, karena tidak ada kaitannya. “Jadi, PLH Bupati yang harus berjalan, yaitu PLH yang ditunjuk oleh Gubernur,” pintanya.
Sementara itu, Plt Sekda Provinsi Sumsel, Yusri Effendi Ibrahim SH MM juga menuturkan hal yang sama, Gubernur Sumsel merupakan perpanjangan tangan pemrintah pusat yang berhak dan memiliki kewenangan mengeluarkan SK penunjukan Plh Bupati Muba. Berdasarkan aturan, maka Plh Bupati Muba yang sah berdasarkan SK Gubernur adalah Ikhwanuddin, menurutnya, telah terjadi salah pemahaman terhadap aturan perundang-undangan, sehingga timbul salah pengertian dalam memaknai peraturan. “Plt Sekda Muba juga tidak dapat merangkap jabatan menjadi Plh Bupati Muba,” katanya.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s