Satu Pendaftar Rumah Murah Didiskualifikasi

Posted: 02/11/2010 in Uncategorized
Tags: , , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Pemprov Sumsel terpaksa mendiskualifikasi satu peserta pendaftar rumah murah yang telah lulus seleksi tahap I dan II, pasalnya Pemprov Sumsel mendapati pendaftar tersebut berstatus suami istri.
Demikian terungkap dalam rapat pengundian nomor dan blok rumah murah sektor formal tipe 36 Jakabaring, di Graha Bina Praja Provinsi Sumsel, Senin (1/11) kemarin. Menurut Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sumsel, H Syahril Zaman, setelah dilakukan rapat pengundian rumah murah untuk 284 orang yang lulus seleksi administrasi dan wawancara beberapa waktu lalu, dan dilakukan klarifikasi lagi, pihaknya mendapati ada satu pendaftar/PNS yang terpaksa didiskualifikasi karena berstatus suami istri.
”Para pendaftar yang lulus seleksi ini sudah di SK-kan Gubernur nomor 269 tanggal 8 Oktober beberapa waktu lalu, tapi setelah kita klarifikasi lagi, ternyata ada PNS yang mendaftar suami dan istri, suaminya berprofesi guru, dan istrinya PNS di Pemprov Sumsel, untuk itu kita batalkan berkas suaminya dan akan diganti dengan pendaftar yang lain,” kata Syahril.
Lebih lanjut Syahril menjelaskan, setelah Pemprov Sumsel melakukan pengundian dan pembagian blok rumah bagi pendaftar yang lulus, Pemprov Sumsel akan melanjutkan proses persiapan SK Hibah dari Pemprov Sumsel kepada pendaftar. ”Kini proses SK hibah tersebut tengah ditangani SKPD terkait seperti Biro Hukum dan lainnya,” kata dia.
Berdasarkan rapat beberapa waktu lalu, pihaknya juga tengah mengajukan permohonan dengan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin untuk memberikan keringanan persyaratan pendaftar rumah murah, misalnya yang semula syarat masa kerja 10 tahun, diajukan agar lima tahun saja, lalu umur yang semula disyaratkan 45 tahun menjadi umur 50 tahun.
Masih di Kantor Gubernur, Direktur Utama PT Duma Bersaudara, H Pahala Simanjuntak, yang merupakan pengembang rumah murah sektor formal tipe 36 menjelaskan, setelah nantinya dilakukan akad kredit kepada 284 PNS yang mendapatkan rumah murah, maka pihaknya akan melanjutkan pekerjaan pembangunan rumah murah sisanya. ”Sisanya sekitar 600 unit rumah, kita targetkan pembangunan 600 unit rumah itu selesai sekitar 3-6 bulan, dan kita harap lahan untuk pembangunan rumah tahap kedua ini sudah ada, ditimbun, cuacanya mendukung dan konsumennya jelas,” pungkasnya.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s