Pemuda Jangan Lupakan Sejarah

Posted: 29/10/2010 in Uncategorized
Tags: , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Seiring perkembangan zaman, dan kemajuan teknologi yang memengaruhi budaya, jangan membuat para pemuda zaman sekarang melupakan sejarah yaitu perjuangan dan semangat para pemuda terdahulu.
Demikian terungkap dalam apel peringatan Hari Sumpah Pemuda di Gedung Basket Jalan POM IX Palembang, Kamis (28/10). Apel dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumsel, H Eddy Yusuf, Kadispora, Musni Wijaya, Kadisperindag Provinsi Sumsel, H Eppy Mirza, Kepala BPN Sumsel, Suhaily Syam, organisasi kepemudaan, mulai dari KNPI Sumsel, Karang Taruna Sumsel, Bujang Gadis Sumsel, Bujang Gadis Palembang, Koko dan Cici Palembang, Bujang Gadis Kampus, diikuti para siswa, SMP, SMP dan lainnya.
Menurut Wakil Gubernur Sumsel, H Eddy Yusuf, para pemuda saat ini harus lebih memaknai rasa nasionalisme, semangat pemuda juga jangan salah penempatan yang akhirnya semangat itu akan sia-sia. “Karena dari sejarah negara manapun termasuk Indonesia, pemuda itu pemegang kata kunci, sehingga semangat para pemuda ini perlu dihargai dan disalurkan dengan benar, para pemuda juga perlu diajak bersama-sama memikirkan solusi persoalan yang dihadapi,” katanya.
Wagub juga mengatakan, para pemuda harus mengikuti perkembangan zaman, namun tetap tidak boleh melupakan sejarah para pemuda terdahulu, yang memiliki semangat tinggi. Para pemuda dari seluruh etnis dan organisasi pemuda yang berbeda-beda juga harus dirangkul jangan dikotak-kotakkan, karena intinya para pemuda adalah anak bangsa yang harus tetap bersatu, satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa. “Kita bersyukur Sumsel tidak seperti daerah lain yang terjadi konflik antar etnis, daerah lain patut mencontoh Sumsel,” katanya.
Sementara itu, Ketua Harian KNPI Sumsel, Husyam mengatakan, peran pemuda Sumsel secara umum masih menjadi garda terdepan dalam pembangunan, pemuda Sumsel harus berpartisipasi menyukseskan program pemerintah salah satunya SEA Games XXVI di Sumsel pada 2011 mendatang, serta memberikan muliplier efek positif untuk Sumsel.
“Kemakmuran daerah juga berawal dari pemuda dan olahraga, pemuda masih tetap dibutuhkan bangsa dan negara untuk mencapai tujuan agar masyarakat makmur. Pemuda harus mampu membangun kreatifitas, berdaya saing secara internaisonal, dengan tidak melepaskan hakikat bangsa yang berbudaya,” katanya.
Menyikapi banyaknya aksi demonstrasi yang dilakukan generasi muda, menurutnya hal yang wajar, karena pemuda juga memiliki peran memberikan saran kritik membangun untuk pemerintah dan daerah, namun harus tetap dalam koridor, tidak melakukan kerusakan dan mengganggu ketertiban umum.
Sementara itu, Bujang Gadis Kampus Palembang, Arif dan Karina mengatakan, sumpah pemuda membuat mereka bangga dengan perjuangan para pemuda masa lalu, untuk itu ke depan para generasi muda di Sumsel khususnya Palembang agar dapat mencontoh semangat para pemuda zaman perjuangan. “Kita juga meminta agar ke depan generasi muda diikutsertakan dalam pembangunan,” kata Karina.
Sedangkan, Koko Cici Palembang, Alwin mengatakan, pada hari sumpah pemuda ini dan di tengah Indonesia yang tengah dilanda berbagai bencana, para pemuda khususnya pemuda Sumsel harus tetap menjaga kesatuan dan persatuan, bahu membahu membangun daerah. “Jangan sampai ada pembedaan agama, suku, pemuda Sumsel mari bersatu dalam rangka menyukseskan SEA Games,” kata Alwin didampingi Cici Palembang, Anita.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s