Green Peace Minta Ekspansi Hutan Dicegah

Posted: 29/10/2010 in Uncategorized
Tags: , , , ,

– Minta Pemprov Sumsel Lindungi Hutan
InformasiPagi, Sumsel

Green Peace Asia Tenggara secara khusus meminta Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, untuk melindungi kawasan hutan di Provinsi Sumsel, dengan mencegah ekspansi perkebunan seperti kelapa sawit dan hutan tanaman industri (HTI) secara besar-besaran. Seperti yang terjadi di Hutan Merang, Sekayu.
Country Representative South East Asia Indonesia Green Peace, Nur Hidayati mengatakan, secara umum pihaknya melihat hutan di Sumsel masih terpelihara, namun pihaknya juga melihat masih adanya ekspansi perkebunan sangat besar di Sumsel yang harus dicegah. Karena jika tidak, kawasan hutan tropis di Asia Tenggara lambat laun akan musnah, terutama di kawasan wilayah pantai timur Sumatera mulai dari Riau, Jambi hingga Sumsel.
“Di kawasan tersebut kandungan gambutnya sangat besar, kalau lahan tersebut terjadi devorestasi maka kontribusi gas rumah kaca yang dilepaskan bukan hanya terhadap penebangan pohon saja, tapi juga karbon dari gambut yang terlepas. Belum lagi ketika musim kemarau saat lahan gambut terekspose akan sangat mudah sekali terjadi kebakaran,” jelasnya usai melakukan audiensi dengan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, di ruang kerja Gubernur di Jakabaring Sport City, Kamis (28/10).
Untuk itulah, pihaknya bersama organisasi lingkungan lainnya, seperti Walhi, Sawit Watch dan lainnya, mengusulkan pemerintah agar melakukan proteksi terhadap lahan gambut. Karena di Indonesia lahan gambut merupakan salah satu potensi unik dan mempunyai posisi sangat besar jika diselamatkan, bahkan juga dapat menyelamatkan iklim.
“Kondisi hutan lingkungan hutan di Sumsel ada spot-spotnya yang masih baik, tapi kami juga khawatir terhadap massifnya ekspansi perkebunan besar-besaran seperti kelapa sawit dan HTI, karena jika dilakukan akan membakar habis hutan tropis,” katanya.
Menurut Nur Hidayati, salah satu kawasan yang harus diprioritaskan Pemprov Sumsel untuk dilindungi adalah kawasan Merang, Sekayu yang ada ekspansi HTI cukup besar terjadi di sana. “Saya fikir jika memang Gubernur benar-benar berkomitmen ingin melakukan pelindungan hutan di Sumsel, itu juga harus menjadi prioritas bagamiana ekspansi ini tidak akan terjadi terus-terusan, dan terhadap perkebunan yang sudah ada perlu ditingkatkan produktivitasnya, dan tidak perlu dilakukan ekspansi ke wilayah hutan,” pintanya.
Disinggung mengenai ajakan kerjasama Pemprov Sumsel-Green Peace dalam hal pengendalian lingkungan dan hutan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pimpinan green peace, karena meski bekerjasama pihaknya harus tetap menjaga independensi organisasi sebagai prinsip utama. “Tawaran beliau akan kita sampaikan ke pimpinan organisasi, meski terjadi kerjasama tapi bagaimana dengan kerjasama itu nanti kami juga bisa tetap memberikan input kepada pemerintah,” pungkasnya.
Sementara itu Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, merespon baik kedatangan dan saran yang disampaikan Green Peace, bahkan perlu diadakan kerjasama dalam hal pengendalian lingkungan dengan Pemprov Sumsel. Namun Gubernur meminta tidak hanya kawasan hutan sawit saja yang disoroti, tapi juga kerusakan lingkungan lain seperti sungai dan pertambangan. Jika ada perusahaan besar yang melanggar dengan merusak lingkungan, pemerintah pusat juga harus berhati-hati saat mengeluarkan izin kepada perusahaan tersebut.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s