Pasir dan Rumput Stadion Jakabaring Diuji Kualitas

Posted: 27/10/2010 in Uncategorized
Tags: , , , , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Kondisi rumput dan pasir di Stadion Jakabaring diuji kualitasnya, pengujian terkait stadion yang akan dijadikan tempat pelaksanaan opening closing (pembukaan dan penutupan) kegiatan South East Asian (SEA) Games XXVI di Sumsel pada November 2011 mendatang, dan juga untuk mengetahui apakah perlu dilakukan penggantian.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya (PU CK) Provinsi Sumsel, Rizal Abdullah Dipl.He MT, diwawancara di kantornya, kemarin Selasa (26/10). Menurutnya, pengujian kualitas rumput dan pasir untuk memastikan kondisinya sebelum digunakan untuk SEA Games XXVI mendatang, apakah perlu diperbaiki, diganti atau hanya diperlukan perawatan. ”Sebelum diselenggarakannya SEA Games nanti, seluruh venues harus sudah siap digunakan, sehingga segala sesuatunya harus dipersiapkan dari sekarang termasuk persoalan rumputnya, kalaupun ada kekurangan dapat diperbaiki sejak dini,” katanya singkat.
Terpisah, Ahli rumput berlisensi internasional, atau Arena Sport Turf Specialist, Ir Achsan N Suriahadiputra I.A.L.I menjelaskan, pihaknya telah meneliti dan menguji rumput di Stadion Jakabaring selama dua hari, hasilnya rumput di Stadion Jakabaring masih layak untuk digunakan baik untuk kegiatan olahraga atau lainnya, serta tidak memerlukan rehabilitasi.
Karena menurut ahli yang sudah memeriksa kualitas rumput di 32 stadion besar di Indonesia ini, rumput di Stadion Jakabaring menggunakan rumput jenis Zoysia Makella, rumput jenis ini tergolong rumput jenis terbaik atau dalam klasifikasi I, Meskipun rumput tersebut berusia tujuh tahun, jika tetap dirawat dengan benar dan terus menerus kondisi rumput masih dapat diandalkan. ”Kondisi rumputnya sekarang belum perlu direhabilitasi, masih layak untuk menggelar event internasional, tapi tetap harus dilakukan intensifikasi perawatan,” katanya.
Tidak hanya rumput, pihaknya juga membawa pasir di stadion Jabaring untuk diteliti, untuk memastikan apakah sudah mengalami penurunan kualitas, pasalnya kualitas pasir yang baik tidak boleh tercampur lumpur, kalaupun tercampur, tidak lebih dari 10 persen.
”Tapi berdasarkan peneltian, pasir Sungai Musi ini pasir berkualitas terbaik di Indonesia, masih unggul dari kualitas pasir Mahakam di Kalimantan dan berada di peringkat pertama jenis pasir terbaik,” ungkapnya.
Terakhir pihaknya berharap, para pengembang venues untuk SEA Games agar memerhatikan penanaman rumput di venues, khususnya venue Atletik, meski hanya menanam rumput jenis gajah sebagai penunjang perlombaan.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s