Satgas Kebersihan Minta Bibit Pohon

Posted: 24/10/2010 in Uncategorized
Tags: , , , ,

– Dibutuhkan 500 Bibit Pohon Untuk Penghijauan Jakabaring
InformasiPagi, Sumsel

Setelah rampung membersihkan kawasan venues SEA Games XXVI di Jakabaring Sport City, Satuan Tugas (Satgas) Pemeliharaan dan Kebersihan Pemprov Sumsel, akan menghijaukan kawasan venues SEA Games. Satgas berharap Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel berpartisipasi membantu 400-500 bibit pohon.
Hal ini diungkapkan Penanggung Jawab Satgas Pemeliharaan dan Kebersihan Pemprov Sumsel, Rusli Nawi diwawancara di Kantor Gubernur, kemarin, Kamis (22/10). “Tugas satgas ini kan memelihara aset daerah termasuk kawasan Jakabaring Sport City seperti venues dan lainnya, setelah kita bersihkan dari rerumputan, ternyata kita temukan banyak pohon mati akibat tumbang karena angin, dan mati tidak terpelihara, untuk itu kita akan lakukan penghijauan,” ungkapnya.
Menurut Rusli, untuk penghijauan tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait yaitu Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel, agar dapat memberikan bantuan bibit pohon. “Lahan yang akan kita tanam pohon itu totalnya sekitar 60 hektar, dengan kebutuhan bibit pohon sekitar 400-500 bibit pohon, bibit yang diperlukan itu antara lain angsana, akasia dan tembesu yang penting pohonnya cepat rindang, yang ukurannya sekitar 2-3 meter, agar fungsinya cepat terlihat,” pintanya.
Penghijauan tidak lain demi menyukseskan kegiatan SEA Games XXVI di Sumsel mendatang khususnya di kawasan Jakabaring Sport City, sehingga kawasan tersebut dapat terlihat asri, sejuk dan teduh saat SEA Games nanti. “Ini juga atas permintaan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, yang agar pada saat venues selesai dibangun, penghijauan juga sudah dilakukan. Kalau sudah ada bibitnya, penanamannya itu paling lama satu minggu kelar, lebih cepat lebih baik, kalau sudah tanam di bulan Oktober- November, maka satu tahun lagi sudah kelihatan besar,” katanya.
Hingga kini, pihaknya kata Rusli, pihaknya terus melaksanakan pemeliharaan dan pembersihan di kawasan aset Pemprov Sumsel yang belum diselesaikan. “Sabtu (23/10) nanti, kita akan bersihkan lagi lahan-lahan yang belum dibersihkan, memanfaatkan SDM dan perlengkapan yang ada,” ujar Rusli.
Ia mengatakan, dengan dibentuknya satgas kebersihan ini, mampu menyerap ratusan tenaga kerja lepas atau sektor informal, namun hingga kini baru terserap 100 pekerja, antara lain tukang sapu berjumlah 68 orang, sisanya tenaga pemangkas rumput dan lainnya. Untuk sarana prasarana sendiri, pihaknya telah memiliki 20 mesin rumput baik itu mesin rumput lapangan beroda dan ber-stir, mesin rumput gendong, mesin rumput dorong dan perlengkapan lainnya.
Menurut Rusli, para pekerja kebersihan dan pemeliharaan tersebut, diberikan gaji Rp25 ribu per hari, dengan jam kerja sejak pukul 08.00-15.00 sore. Bahkan, pada 2011 pihaknya akan merekrut 200 pekerja lagi, dengan gaji yang akan dinaikkan menjadi Rp30 ribu per hari, karena para pekerja akan bekerja 24 jam dengan sistem bekerja dua shift, agar selama SEA Games kebersihan venues terjaga.agustian pratama

Advertisements
Comments
  1. Ong Xiao says:

    Haiyaaaa…Pemprov-pemprov . Mereka sengaja mempeltahankan pohon-pohon pinggil jalan dan kalau ada yang menebang malah didenda. Alasan pemplov pelaturannya untuk penghijauan. Haiyaaaa… ini salah kaplah. Yang tepat untuk penghijauan adalah mempelbanyak taman-taman luas kota. Hali ini di Jakalta setidaknya tiga mobil kita orang telah menjadi korban tumbangnya pohon akibat hujan dan angin kencang. Ini bukan peltama kali tau?! Haiyaaaaaa….!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s