Penyusunan Raperda RT/RW Sumsel Terkendala

Posted: 24/10/2010 in Uncategorized
Tags: , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Karena ada beberapa peraturan daerah (Perda) pendukung yang belum dibuat, sehingga membuat penyusunan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang rencana tata ruang wilayah (RT/RW) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terkendala. Pada 2011 pembahasan raperda RT/RW ditargetkan rampung.
“Ada beberapa hal yang menjadi kendala penyusunan Raperda yang harus diselesaikan, seperti turunnya peraturan baru yang keluar tahun 2010 ini, lalu pengelolaan Undang-undang (UU) masih belum selesai seperti undangUU Nomor 41 tahun 2010, juga adanya alih fungsi hutan di Sumsel dan kurangnya data,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Bidang (UPTB) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumsel, Regina Arianti, pada acara rapat koordinasi Badan Koordinasi Peraturan Ruang Daerah (BKPRD) Kabupaten/kota provinsi Sumsel di Hotel Harison, Kamis (21/10).
Menurutnya, banyak persyaratan yang perlu dilengkapi untuk menetapkan raperda, seperti kelengkapan administrasi Perda, harus memenuhi syarat filosofis, yuridis, sosiologis dan politis, jika semuanya terlengkapi raperda baru dapat diketok palu. “Kita harap, dengan rapat koordinasi BKPRD se kabupaten/kota di Sumsel yang diprakasai Dinas PU Cipta Karya ini, proses penyusunan Raperda tata ruang ini ke depan dapat sejalan, karena jika sama dapat cepat diajukan ke pemerintah pusat untuk dievaluasi, lalu disahkan pihak legislatif,” jelasnya.
Sementara itu, dalam sambutannya Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel, H Yusri Effendi Ibrahim SH MM menyampaikan, sejauh ini baru enam Provinsi di Indonesia yang telah menyelesaikan perdanya. “Kita berharap dengan adanya rapat koordinasi ini dapat ditemukan penyelesaian yang selama ini menjadi hambatan,” kata Sekda.
Sedangkan Kepala Dinas PU CK Provinsi Sumsel, Rizal Abdullah Dipl.He MT menjelaskan, luasnya lahan dan hutan di Sumsel mengakibatkan rumitnya penyelesaian penyusunan raperda RT/RW, dan selama ini mengenai RT-RW dianggap mudah, padahal ini merupakan salah satu kunci pembangunan suatu provinsi. Menurutnya, RT-RW provinsi akan mengaspirasi RT-RW kabupaten/kota, sehingga kabupaten/kota harus didahulukan, tinggal provinsi merangkul yang masih menjadi terhambatnya Perda.
“Pemprov akan membenahi kesemrawutan perda kabupaten/kota ini, karena RT dan RW ini adalah ujung tombak pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” pungkasnya.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s