Pembangunan Venue Renang Diprioritaskan

Posted: 24/10/2010 in Uncategorized
Tags: , , , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Pembangunan Venue Renang untuk SEA Games XXVI di Sumsel tahun 2011 mendatang, menjadi perhatian utama bagi Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya (PU CK) Provinsi Sumsel, pasalnya kesulitan pembangunan Venue renang standar internasional tersebut cukup tinggi.
Menurut Kepala Dinas PU CK, Rizal Abdullah Dipl.He MT, pembangunan venue renang memang cukup sulit sehingga memerlukan perencanaan matang agar tak terjadi kesalahan dalam pembangunannya, karena semua fasilitas Venue Renang harus full beton dibalut fiber. Tidak hanya itu, venue renang juga akan dipasang alat pengukur catatan waktu atau Swiss Timing dari Omega, serta fasilitas lain yang harus digabung dan saling berkoneksi.
”Kita menunggu peralatan dan barang yang dibutuhkan untuk Venue Renang ini, kalau sudah datang kita akan langsung selesaikan pemasangan langsung oleh ahlinya, dan menyelesaikan pembangunannya. Tapi kita khawatir kalau pengiriman barang tersebut terhambat di Bandara Singapura atau kendala lainnya,” kata Rizal diwawancara di Hotel Horison, disela acara rapat koordinasi tata ruang kabupaten/kota se-Sumsel, Kamis (21/10).
Meski demikian, pihaknya kata Rizal, tetap optimis dapat menyelesaikan pembangunan venue renang tepat waktu dan target yang diinginkan, yaitu di akhir tahun 2010 sudah mencapai 24 persen lebih sehingga sekitar bulan April atau awal Mei pembangunan venue sudah mencapai 80 persen yang kemudian dapat dilakukan proses finishing.
”Untuk pembangunan venue lain tidak terlalu sulit, karena tinggal memasang tiang pancang, kerangka baja dan melakukan finishing akhir, sedikit berbeda dengan venue renang ini, untuk itu kita lebih fokuskan pengawasan dan pembangunannya,” ujarnya.
Menurut Rizal, setelah dibangun nanti, venue renang akan memiliki beberapa bagian bangunan, baik bangunan inti untuk perlombaan, bangunan untuk pemanasan, juga bangunan loncat indah menyerupai jembatan Ampera dan dilengkapi ruang pencahayaan yang bisa dibuka tutup di atas kolam.
”Lebar lintasannya sekitar 10 meter dengan panjang 50,03 meter yang dapat dibagi dua, kita akan berikan pembatas untuk kolam renang untuk dewasa dan anak-anak, karena setelah selesai SEA Games akan digunakan untuk pusat latihan regional Indonesia Timur,” ungkapnya.
Terpisah, Project Manager PT Prambanan Dwipaka, Tedjo Kuntjoro menjelaskan, pembangunan venue renang membutuhkan dana Rp 150 miliar, terdiri dari Rp100 miliar untuk pembangunan fisik, dan Rp 50 miliarnya untuk sarana pendukung.
”Venue Renang ini akan dilengkapi dua tribun di sisi kanan dan kirinya yang mampu menampung 4.000 penonton. Venue juga dapat digunakan perlombaan cabang akuatik, seperti renang, loncat indah, renang indah, polo air dan fin swimming. Kita targetkan akhir Juni 2011 venue renang ini sudah dapat digunakan,” tutupnya.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s