Pembangunan PSCC, Hotel And Town Center Dimulai

Posted: 24/10/2010 in Uncategorized
Tags: , , , , , , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Pembangunan Palembang Sport and Convention Center (PSCC) Hotel dan Town Square di Jalan POM IX Palembang resmi dimulai, ditargetkan tanggal 9 bulan 9 tahun 2011 mendatang pengerjaan rampung dan dapar dioperasionalkan.
Demikian terungkap dalam pemancangan tiang pertama PSCC yang dilakukan di komplek GOR Sriwijaya Jalan POM IX Palembang, kemarin, Jumat (22/10). Acara pemancangan tiang juga dirangkai dengan penanaman puluhan pohon oleh pimpinan media massa lokal dan nasional.
Terlihat hadir, Ketua TP PKK Sumsel, Hj Eliza Alex, Hakim Tinggi, Asisten Intel, Ketua Komisi IV DPRD Sumsel, Iskandar Samuel, Staf Ahli Gubernur, Unsur Muspika Palembang, jajaran PT GISI (Griya Inti Sejahtera Insani), dan 20 Pimpinan Redaksi dan Redaktur media massa. Pemancangan ditandai dengan penekanan tombol oleh Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin didampingi, Komisi IV DPRD Sumsel, Iskandar Samuel, Dirut PT GISI dan pejabat penting lainnya.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU CK) Provinsi Sumsel, Ir Rizal Abdullah Dipl.He MT mengatakan, pemancangan tiang pertama PSCC tanda dimulainya kerjasama Pemprov Sumsel dengan investor PT GISI, kerjasama menggunakan sistem BOT (Build Operate Transfer) atau BGS (Bangun, Guna, Serah) selama 28 tahun. “Pembangunan PSCC ini bertujuan merehabilitasi GOR Sriwijaya dan penataan kawasan agar dapat dimanfaatkan untuk venues multi guna yaitu sport event, concert dan even lainnya,” kata Rizal.
Menurutnya, pembangunan kawasan PSCC tetap berwawasan lingkungan dan mendukung konsep eco green yang sudah ada, dan direvitalisasi menjadi komersial dengan sport area, namun tetap mempertahankan konsep lingkungan yang ada, seperti penghijauan dna pedagang nasi goreng.
“PSCC ini merupakan bangunan revitalisasi dari GOR yang sudah ada, PSCC akan dilengkapi fasilitas tribun untuk 4.000 penonton dengan individual seats, lobby, ruang vip, ruang press conference dan meeting room. Semula hotel akan dibangun 8 lantai dengan 120 kamar, tapi karena pertimbangan ekonomis dan kebutuhan akomodasi bagi atlet SEA Games XXVI cabor voli yang akan bertanding di PSCC, maka diubah menjadi 15 lantai dengan 164 kamar,” katanya.
Rizal menjelaskan, revitalisasi kawasan ini tetap mempertimbangkan nilai investasi dan kontribusi yang akan diperoleh Pemprov Sumsel setelah tahun ke 28, diharapkan juga Pemprov Sumsel nantinya akan mendapatkan tambahan nilai aset bangunan sebesar Rp528,5 Miliar dan PAD sekitar Rp18,7 Miliar. “Pembangunan ini direncanakan akan selesai paling lambat pada 1 September 2011 mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin menyampaikan, investasi yang ditanamkan pada pembangunan PSCC and Town Square mencapai Rp160 Miliar lebih, dan tanpa satu sen pun menggunakan uang Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel), bahkan ada revenue sharing setiap tahun didapatkan Pemprov Sumsel yang besarannya akan dihitung bersama Pemprov Sumsel dengan PT GISI.
“Akhirnya PSCC ini dimulai pembangunannya, nanti di sini ada hotel berlantai 15, ada town square, star buck dan lainnya, kolam juga akan diperbaiki, diperindah. Mudah-mudahan September 2011 nanti kita sudah mempunyai convention center,” kata Alex.
Menurutnya, kondisi GOR Sriwijaya sudah mencapai 60 persen, karena telah dibangun 40 tahun lalu, dan setiap tahun susut 2 persen, kondisinya akan bertambah buruk jika tetap dipertahankan. Namun dengan adanya revitalisasi GOR, GOR akan menjadi tempat perlombaan bola voli berstandar internasional pada SEA Games XXVI mendatang. “Belum lagi ini selesai dibangun sudah dipesan untuk kegiatan Muslimat NU dan Muktamar Muhammadiyah, PSCC ini juga bisa untuk menyelenggarakan Indonesian Idol, Pemilihan Putri Indonesia dan lainnya,” ujarnya.
Gubernur mengatakan, PSCC berada di kawasan segitiga emas di pusat kota, yang memiliki nilai komersial tinggi, namun untuk pemeliharaannya mencapai Rp246 juta rupiah per tahun sementara pemasukannya hanya sekitar Rp70 juta per tahun, sehingga Pemprov Sumsel mengalami defisit untuk biaya pemeliharan yang besar. “Gedung ini sudah kumuh, fasilitasnya sekarang tidak memadai lagi,” katanya lagi.
Lebih lanjut kata Alex, jika ada penebangan pohon yang dilakukan dalam pembangunan PSCC, maka akan diganti dua kali lipat dari sebelumnya, dengan tanam sulam dengan jenis pohon yang lebih bagus. “Pohon-pohon yang ditebang juga sudah banyak yang sudah tua dan keropos, sehingga harus ditebang dan diganti baru, beberapa waktu lalu kita sudah ganti dengan menanam 50 pohon dan hari ini sekitar 30 pohon,” jelasnya.
Sementara itu, Dirut PT GISI, Jimmy Oentoro menargetkan, semua pembangunan PSCC Hotel and Town Square akan siap dioperasionalkan pada tanggal 9 bulan September 2011 mendatang, dengan konstruksi selesai sekitar dua bulan sebelum SEA Games. “Kita semua tim siap melaksanakan dan menyambut tamu sekaligus para atlit dari seluruh Asia saat SEA Games nanti, untuk diketahui, dengan adanya pembangunan PSCC Hotel and Town Square kita mampu menyerap setidaknya 1.500 tenaga kerja,” katanya.
Ia menjelaskan, tingkat kesulitan pembangunan PSCC Hotel and Town Square tidak terlalu banyak, meski banyak pohon yang ditebang pihaknya ke depan akan membuat PSCC Hotel and Town Square dengan konsep green. “Konsep secara hijau ini pertama di Indonesia dan pantas masuk MURI, konsep green yang kita fikirkan mulai dari warna, penyediaan kotak sampah dan lainnya. Kalau GOR ini sudah direvitalisasi, akan banyak perubahan mulai dari lightning yang bagus, folding chair, bisa untuk seminar ajang seminar, konser, yang bersifat internasional,” katanya.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s