Gelombang Laut Tembus Dua Meter

Posted: 24/10/2010 in Uncategorized
Tags: , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Sumsel sekarang sudah memasuki musim penghujan, artinya akan ada perubahan tinggi gelombang laut di perairan Selat Bangka, Administrasi Pelabuhan (Adpel) mencatat akhir-akhir ini tinggi gelombang sudah mencapai dua meter.
”Saat memasuki musim penghujan, kondisi gelombang akan mengalami peningkatan antara 0,7-2 meter khususnya di perairan Selat Bangka, sehingga kapal penyeberangan untuk barang atau kapal penumpang dan kapal kecil lainnya harus berhati-hati. Untuk itu, kapal penyeberangan akan diberangkatkan pada malam hari, karena ketika sampai di batas luar laut yakni Selat Bangka kondisi gelombang sudah aman,” kata Kepala Adpel, Sugiono, di Palembang, Sabtu (9/10).
Menurutnya, tingginya gelombang mencapai dua meter tersebut diakibatkan angin laut yang datang di malam hari, namun pada pagi hari kondisi gelombang akan tenang, sehingga kapal penyeberangan lebih aman berada di batas luar laut pada pagi hari ketimbang malam hari untuk itulah kapal penyeberangan diberangkatkan malam hari.
Namun, nahkoda juga harus berhati-hati dan melihat kondisi di lapangan, karena biasanya pada musim penghujan sering datang cuaca seperti hujan intensitas tinggi disertai angin, yang membuat gelombang tinggi dan dapat membahayakan. Jika kondisi gelombang tinggi maka nahkoda harus menepi dan mencari tempat bersandar, jika kondisi sudah aman baru dapat melanjutkan pelayaran, karena sewaktu-waktu cuaca bisa mendadak ekstrim dan tidak dapat ditebak.
”Kita dan BMKG hanya bisa memprediksi cuaca, tapi kondisi di lapangan itu hanya diketahui nahkoda, sehingga nahkoda harus berhati-hati dengan kondisi cuaca. Tapi, sejauh ini kita belum akan mengeluarkan maklumat penghentian pelayaran karena masih dinilai aman, biasanya maklumat dikeluarkan ketika kondisi ketinggian gelombang sudah mencapai empat meter lebih, jika tidak dilarang berlayar, tidak hanya kapal kecil, kapal besar dapat terbalik dihantam gelombang,” terang dia.
Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Observasi dan Informasi BMKG Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Agus Santosa, menjelaskan, puncak musim penghujan di Sumsel akan datang pada November-Desember nanti, curah hujan akan turun lebat dengan intensitas tinggi disertai angin, sehingga masyarakat khususnya pengguna transportasi laut dan nelayan harus waspada dan berhati-hati terhadap gelombang pasang.
”Pada puncak musim penghujan nanti, bukan tidak mungkin ketinggian gelombang akan mencapai 2-4 meter, sehingga masyarakat harus waspada khususnya kapal penyebarangan yang melalui Selat Bangka,” jelasnya.
Dengan meningkatnya intensitas dan curah air hujan di November-Desember, maka di Maret-April intensitas air di sungai atau di laut juga akan naik, sehingga akan terjadi luapan yang berdampak terjadinya banjir. Untuk itulah, pihaknya mengimbau agar masyarakat sejak dini harus mulai membersihkan aliran sungai dan saluran air, sehingga pada waktunya nanti tidak akan terjadi luapan air dan banjir.
agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s