Disbun Remajakan Kebun Karet

Posted: 24/10/2010 in Uncategorized
Tags: , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Pada 2011 mendatang Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Sumsel akan melakukan peremajaan seluas 2.000 hektar (ha) kebun karet di Sumsel, selain itu pada 2011 mendatang, Disbun mengajukan anggaran yang lebih besar dari 2010 yaitu mencapai Rp20 Miliar (M).
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel, Singgih Himawan, mengatakan, berdasarkan data yang dimiliki pihaknya, luas tanaman karet di Sumsel mencapai sekitar 1,5 juta ha lebih, yang 9,4 persennya merupakan tanaman karet milik rakyat dan sisanya adalah milik perusahaan.
Pada 2011 mendatang, Disbun Sumsel memiliki program peremajaan kebun karet, yang bibit untuk peremajaan kebun karet tersebut akan dibagikan untuk para petani se Sumsel secara selektif. Karena, tidak sembarang petani akan mendapatkan bibit, hanya para petani yang kurang mampu serta memiliki semangat bekerja yang akan mendapatkan bagian bibit karet, agar program peremajaan kebun karet lebih tepat sasaran.
”Program peremajaan karet ini baru akan direalisasikan pada tahun 2011 mendatang, kita akan teliti dan mendata terlebih dahulu daerah mana saja yang layak diremajakan dan diberikan bibit, juga petani mana saja yang akan dibagikan bibit,” kata Singgih.
Mengenai anggaran Disbun sendiri kata Singgih, pihaknya pada 2011 telah menganggarkan dana untuk Disbun lebih besar dari 2010, yaitu mencapai Rp20 Miliar, yang pada 2010 hanya Rp19 Miliar.
Sementara itu, Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel, Budiarto Marsul menjelaskan, sektor perkebunan karet di Provinsi Sumsel memang sudah layak dilakukan peremajaan, pasalnya Provinsi Sumsel memiliki perkebunan karet yang sangat luas dan sebagian besar kondisinya sekarang sudah tua, sehingga DPRD Sumsel mendukung adanya program peremajaan kebun karet tersebut.
”Tapi, yang penting itu, Pemprov Sumsel melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) harus memperjuangkan surat sertifikat lahan petani yang selama ini sering menjadi masalah, jangan mempersulit dalam mengeluarkan sertifikat tanah. Karena pada prinsipnya, peremajaan yang dilakukan ini juga untuk meningkatkan taraf hidup perekonomian para petani itu sendiri,” pinta Budiarto.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s