Keamanan Asrama Haji Perlu Diperketat

Posted: 23/10/2010 in Uncategorized
Tags: , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Tiga kloter jemaah haji yaitu kloter I, II dan III Embarkasi Palembang sudah berada di Markaziah, Madinah, sementara kloter IV baru diberangkatkan kemarin Sabtu (16/10). Jemaah calon haji (JCH) kloter IV yang risti (resiko tinggi) lebih sedikit dari sebelumnya, sementara Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Sumsel, Drs H Najib Haitami MM sempat berang, karena banyak keluarga JCH yang lolos masuk asrama haji.
Demikian diungkapkan Kasubbag Hukmas dan KUB Kemenag Provinsi Sumsel, yang juga Humas PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji), Saefudin Latief SAg, di asrama haji kemarin. “JCH Kloter IV yang berangkat yaitu dari KBIH AR-Rahman dan Mandiri (non KBIH), semula berjumlah 359 orang tapi menjadi 358 orang, karena ada satu JCH Kloter IV meninggal dunia atasnama Harja Talif Sangun (55) bin A Talif tinggal di jalan Sultan Muhammad Mansyur Gelora, 32 Ilir, Kecamatan Ilir Barat (IB) II Palembang, tapi meninggal sebelum masuk Asrama Haji Palembang,” katanya.
Ia juga menjelaskan, JCH risti di Kloter IV tergolong sedikit yaitu hanya 89 orang pria 40 orang dan wanita 49 orang, yang sebelumnya Kloter I mencapai 229 orang, kloter II berjumlah 173 orang dan kloter III sebanyak 179 orang, total JCH risti hingga kloter VI mencapai tambah 89 menjadi 670 orang. “Untuk sementara ini sebanyak tiga kloter yaitu kloter I, II dan III sudah berada di Markaziah, Madinah, untuk melakukan shalat arbain, shalat lima waktu dan ibadah lainnya,” jelasnya.
Saefudin mengungkapkan, pada pemberangkatan kemarin, Kakanwil Kemenag Provinsi Sumsel berang karena ternyata banyak keluarga JCH yang berhasil lolos masuk asrama haji. “Pak Kanwil sempat marah sama keluarga jemaah atau pengantar yang ikut masuk asrama haji, pak kanwil ini tidak terjadi lagi pada hari-hari berikutnya, dan meminta pihak keamanan lebih memperketat keamanan jangan sampai lolos lagi,” kata dia.
Sementara itu, Kakanwil Kemenag Provinsi Sumsel, Drs H Najib Haitami MM sendiri menegaskan, asrama haji harus steril, tidak ada yang boleh masuk kecuali panitia dan media massa, ia berharap para keluarga jemaah dapat mengikuti aturan yang diberlakukan, karena dikhawatirkan terjadi hal tidak diinginkan dan tidak kondusif sehingga mencoreng nama Embarkasi Palembang.
“Cukup mengantar JCH di pintu gerbang saja, karena kalau sudah masuk ke dalam lingkungan asrama, itu sudah menjadi tanggung jawab panitia jika terjadi sesuatu. Kalau ingin berkomunikasi, bicaralah sebelum berangkat ke asrama haji, karena tak perlu sering ketemu yang penting doa agar bisa ibadah sempurna, dan berangkat dan pulang dengan selamat serta mendapat haji mabrur,” pinta dia.
Untuk diketahui, kemarin jam 15.00 kloter V sudah masuk asrama haji dari KBIH Petro, An-Namiro, Al-Huda dan Arrahma dengan jumlah 360 orang termasuk petugas, dan akan diberangkatkan pukul 14.00 hari ini. agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s