Sumsel Siaga Bencana Tahunan

Posted: 24/09/2010 in Uncategorized
Tags: , , , ,

– Pemprov Sumsel Bantu 3 Ton Beras Untuk Bencana Pagaralam

InformasiPagi, Sumsel

Provinsi Sumsel sudah mulai bersiaga menghadapi bencana, karena musim bencana tahunan sudah mulai, diawali beberapa bencana yang terjadi belakangan, terakhir bencana banjir di Kabupaten Lahat dan Kota Pagaralam beberapa waktu lalu. Untuk korban banjir di Pagaralam, Pemprov Sumsel melalui Dinas Sosial Provinsi Sumsel telah membantu tiga ton beras.

Demikian ditegaskan, Kepala Dinsos Provinsi Sumsel, Hj Ratnawati melalui Kabid Banjamsos Dinsos Provinsi Sumsel, Drs H MS Sumarwan MM di kantornya kemarin, Kamis (23/9). Menurut Marwan, pihaknya bersyukur pada 2010 kejadian bencana di Sumsel mengalami penurunan dan bencananya pun masih dalam skala kecil tidak separah tahun-tahun sebelumnya, karena terjadinya perubahan iklim yang tidak menentu, seperti musim kemarau yang masih dibalut hujan dengan curah tinggi.

Ia menjelaskan, pada 2009 lalu secara keseluruhan di Sumsel terjadi 25 kali bencana, sementara untuk tahun 2010 ini hingga bulan Agustus hanya terjadi 13 kali bencana, ditambah sedikit jumlah bencana di September. Pada Januari hingga Maret curah hujan masih turun, hanya April hingga Juli saja terjadi panas namun masih diguyuri hujan sampai sekarang.

“Musim kemarau kita tahun ini tidak begitu terasa karena curah hujan masih tinggi, sehingga sedikit sekali bencana seperti bencana kebakaran. Kita harap bencana tahun ini tidak bertambah lagi, tapi kita akan terus melakukan persiapan penanggulangan bencana, dan tetap melakukan persiapan pengurangan resiko bencana (PRB),” katanya.

Sementara itu, Kasi Bantuan Sosial Korban Bencana Dinsos Sumsel, Adi Darmadi menambahkan, Sumsel dikenal sebagai provinsi yang rawan dengan bencana, seperti rawan bencana banjir, puting beliung, bencana longsor, bahkan di pemukiman padat di Palembang dan di daerah Sumsel lainnya juga rawan bencana kebakaran. Daerah paling rawan bencana adalah Kabupaten Musi Rawas, menyusul daerah lainnya.

“Mulai September ini kita sudah siap-siap untuk siaga bencana, karena biasanya bencana memang mulai datang pada pertengahan tahun hingga akhir tahun, yaitu rawan bencana banjir dan longsor akibat curah hujan yang tinggi. Bahkan bencana sudah mulai terjadi di Lahat dan Pagaralam beberapa waktu lalu,” katanya.

Dalam penanganan bencana di Lahat dan Pagaralam, Dinsos Provinsi Sumsel belum turun ke lapangan, karena masih mampu ditangani Dinsos dan Tagana kabupaten/kota. “Tapi, Pagaralam sudah meminta bantuan beras, untuk itulah Pemprov Sumsel melalui Dinsos Sumsel telah memberikan bantuan beras sebanyak tiga ton, dengan sistem delivery order (DO) untuk mengambil beras di Gudang Beras Lahat,” katanya lagi.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s