Gubernur Pegang Empat Nama Calon Sekda

Posted: 22/09/2010 in Uncategorized
Tags: , ,

InformasiPagi, Sumsel

Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin menetapkan kriteria bagi calon Sekretaris Daerah (sekda) Provinsi Sumsel mendatang, dan telah memegang empat nama calon Sekda-nya, namun masih dipertimbangkan siapa yang akan dilantik.
Hal ini diungkapkan Gubernur, usai acara pelantikan TP PKK lima daerah di Graha Bina Praja Sumsel, Selasa (21/9). Menurutnya, yang akan menjadi Sekda Provinsi Sumsel haruslah memenuhi beberapa kriteria yang ditentukan, seperti pangkat harus IV D, memiliki loyalitas, tegas, menguasai permasalan yang sedang terjadi, dan mampu bekerja cepat.
“Ada banyak calon Sekda, tapi persyaratan yang harus dipenuhi haruslah senior, loyal, menguasai permasalahan, tegas dan mampu bermain cepat karena harus mengimbangi pola kerja Gubernur Sumsel,” kata Alex.
Karena menurutnya, sosok seorang Sekda tidak boleh mudah ragu-ragu dan berani mengambil resiko namun tetap tidak melanggar aturan dan undang-undang. “Dari empat kriteria itu, sudah ada di lingkungan provinsi, dan sudah ada empat orang calonnya, tapi masih ditimbang-timbangkan, untuk sementara ini yang ditunjuk adalah Asisten IV Bidang Administrasi dan Umum Provinsi Sumsel,” katanya.
Seperti diketahui sebelumnya, masuknya Drs H Musyrif Suwardi HN MM ke dalam jajaran Kementrian Dalam Negeri, membuat jabatan Sekda Provinsi Sumsel kosong dan dijabat sementara oleh Asisten IV Bidang Administrasi dan Umum Provinsi Sumsel, H Yusri Effendi Ibrahim SH MM. Serah terima jabatan sendiri dilaksanakan Senin (20/9) di Ruang Rapat Bina Praja Sumsel.
Kepada para wartawan beberapa hari lalu, Musyrif mengatakan, terhitung Jumat (17/9) lalu, ia resmi menjadi Staf Ahli Mendagri namun, meski sudah bekerja di Kemendagri, bukan berarti melupakan Sumsel, dirinya akan tetap memrioritaskan kepentingan daerah Sumsel, bahkan dengan dirinya berada di pusat akan mempermudah akses Pemprov Sumsel ke Mendagri, dan diharapkan terjadi sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
Ia juga menjelaskan, sebagai staf menteri bidang ekonomi dan keuangan, dirinya juga akan memberikan masukan kepada menteri mengenai dana bagi hasil Migas dan soal batas wilayah yang kerap menjadi masalah di Sumsel. “Koordinasi mengenai peraturan menteri sering salah penafsiran, seperti koordinasi antar sektoral, antara peraturan salah satu menteri dengan menteri lainnya harus sinergi, karena ada yang penafsirannya agak abu-abu,” katanya lagi.
Menurutnya, dari 33 provinsi di Indonesia sambung dia, hanya dua orang yang ditarik ke Kemendagri, pertama Ketua Bappeda Sumatera Barat dan dirinya sendiri atas usulan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s