Gerakan Komunis Masuk Sumsel

Posted: 17/09/2010 in Uncategorized
Tags:

InformasiPagi,sumsel

Ternyata, tidak banyak diketahui gerakan komunis sudah masuk Sumsel sejak beberapa tahun lalu melalui sebuah partai, meski hingga kini gerakan tersebut sudah redam. Pemprov Sumsel bekerjasama aparat TNI/Polri tetap melakukan pengawasan ketat.
“Kita menemukan gerakan komunis di Sumbagsel tepatnya di Lampung, saat itu mereka mengadakan Konferensi Daerah Partai Persatuan Pembebasan Nasional (PAPERNAS) di lantai III sebuah rumah makan tanggal 28 Januari 2008. Pada tanggal 31 Januarinya, mereka mengadakan Konferda lagi di Sumsel tepatnya di Gedung serbaguna Ria Jalan Resik RT 20 Palembang,” ungkap Asisten Teritorial (Aster) Kodam II Sriwijaya Kolonel Infanteri Bambang Biyantri Kunaryo, saat memberikan materi pada diskusi panel Bahaya Laten Komunisme, yang diselenggarakan Forum Umat Islam Sumsel, di Graha Bina Praja Sumsel, kemarin, Rabu (14/7).
Menurutnya, Konferda Papernas saat itu bertema Bersama PAPERNAS Kibarkan Tri Panji Persatuan Nasional, Hapuskan Utang Luar Negeri, Ambil Alih Perusahaan Pertambangan dan Bangun Pabrik Industrialisasi Nasional Untuk Kesejahteraan Rakyat, konferda tersebut dihadiri sedikitnya 300 orang peserta. Informasi gerakan komunisme yang mulai masuk Sumsel tersebut, didapatkannya dari intelejen Kodam yang disebar ke setiap kegiatan-kegiatan.
Namun, meski saat ini gerakan tersebut meredam, pihaknya masih tetap melakukan pengawasan, karena gerakan-gerakan komunisme rawan masuk ke daerah-daerah terpencil, daerah rawan kriminalitas juga daerah miskin, khususnya gerakan-gerakan partai yang memiliki ideologi komunis. “Cikal bakal dan embrio itu memang pernah muncul di Sumsel, dan sampai sekarang kita terus memantaunya, agar jangan sampai ideologi komunisme ini bangkit lagi khususnya di Sumsel,” terang dia.
Dewasa ini kata Bambang, kaum komunis pandai memutar balikkan fakta, sehingga jangan sampai generasi muda terhasut bermacam cara dan upaya mereka untuk menanamkan ideologi komunisme, karena faham komunis ini tidak cocok diterapkan di Indonesia dan jangan sampai muncul kembali. Era reformasi juga semakin membuat faham komunisme muncul menunjukkan jati dirinya, orang-orangnya pun sering berpindah-pindah dan mengubah identitas. Kaum komunis akan terus muncul dan menyebarkan ideologinya dan mempengaruhi masyarakat. “Kita juga pernah temukan ada ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri tapi ada gambar palu dan aritnya, mereka lakukan banyak upaya menumbuhkan ideologi ini, jadi jangan sampai kita terpancing,” pintanya.
Sementara itu, pada kesempatannya berbicara, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, H Musyrif Suwardi HN MM, mengatakan, bahaya laten komunisme kondisinya timbul tenggelam, dan hingga kini faham komunis tetap tidak diperkenankan di Indonesia, meski ideologinya tidak akan hilang. “Mereka akan berusaha sedemikian rupa secara manual atau memanfaatkan teknologi komunikasi, internet, melakukan gerakan bawah tanah dan atas tanah, untuk mempengaruhi masyarakat dan generasi muda, sehingga perlu dicermati,” katanya.
Sekda menegaskan, faham komunisme tidak boleh hidup di Indonesia khususnya di Sumsel, karena bertentangan dengan undang-undang dan pancasila. “Dalam menyikapi bahaya laten komunisme ini, semua komponen baik legislatif, yudikatif dan aparat, perlu melakukan penerangan dan informasi kepada masyarakat secara luas, perlu ada tim terpadu tingkat nasional hingga ke daerah dalam menyikapi bahaya laten komunis ini,” harapnya.
Acara diskusi panel kemarin, dihadiri peserta dari akademisi, lembaga eksekutif/legislatif, ormas, OKP, Orsospol, mahasiswa, pelajar, tokoh agama, tokoh masyarakat dan lainnya, TNI/Polri, dengan narasumber dari birokrat, praktisi hukum, tokoh masyarakat dan tokoh agama.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s