Kerjasama BOT, Sistem Tender

Posted: 19/04/2010 in Uncategorized
Tags: ,

InformasiPagi, Sumsel

Selama ini kerjasama Build Operate Transfer (BOT) dilakukan tanpa melalui proses tender/lelang dan dengan persetujuan DPRD. Namun, dengan peraturan pemerintah nomor 6 tahun 2006, tentang pedoman pengelolaan barang milik daerah, dan Permendagri nomor 17 tahun 2007 tentang pedoman teknis pengelolaan barang milik daerah, ke depan kerjasama BOT harus melalui tender atau lelang dan pemberitahuan tertulis kepada DPRD.
Demikian diungkapkan Kepala Biro Hukum dan HAM, Ardani SH MH di ruang kerjanya Selasa (13/4). Ia mengatakan, dulu BOT dilakukan tanpa melalui proses lelang dan dengan persetujuan DPRD. Namun, sekarang dengan adanya PP nomor 6 tahun 2006, tentang pedoman pengelolaan barang milik daerah, dan Permendagri nomor 17 tahun 2007 tentang pedoman teknis pengelolaan barang milik daerah, sehingga ke depan BOT harus melalui tender atau lelang dan minimal diikuti oleh lima peserta.
“Dengan adanya permendagri nomor 17 ini, tidak akan ada perubahan pada kesepakatan BOT yang sudah dilakukan, hanya saja ke depan BOT harus sudah mulai menggunakan sistem tender atau lelang. Seperti proyek pembangunan di Jakabaring, pembangunan hotel di samping sport hall, proyek Tanjung Api-api dan lainnya, semua harus melalui proses tender,” kata Ardani.
Keuntungan menggunakan sistem tender ini sambung Ardani, prosesnya dapat lebih transparan, jika dulu langsung ditawarkan kini harus melalui tender dan terbuka serta di umumkan di koran nasional dan lokal.
Terpisah, Kabiro Perlengkapan dan Aset Provinsi Sumsel, Susna Sudarti menjelaskan, di dalam Permendagri 17 tahun 2007, tidak menyebutkan BOT tetapi diterangkan Bangun Guna Serah (BGS), namun pada prinsipnya BOT dan BGS itu sama, hanya berbeda bahasa, lama waktu BGS ini maksimal 30 tahun.
“Dalam kerjasama BGS ini harus melalui tender, dan di dalam Permendagri ini memang tidak menyebutkan harus ada izin atau persetujuan DPRD, tetapi kita tetap memberitahu kepada DPRD selaku mitra pemerintah. Jadi, sebelum kita melakukan tender, kita telah memberitahukan ke DPRD secara tertulis sesuai ketentuan,” kata dia.
Terakhir Susna mengungkapkan, kerjasama BGS yang sedang proses sekarang, dan sudah ditenderkan adalah pengelolaan GOR juga hotel di lokasi GOR, Lapangan Golf dan akan segera dilelang serta dalam persiapan yaitu water park Jakabaring. “Untuk sementara itu dulu, kalau untuk TAA koordinasi langsung dengan Asisten II,” pungkasnya.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s