April, Pemprov Bayar Gaji Honorer

Posted: 19/04/2010 in Uncategorized
Tags: , , , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Setelah menunggu lama, akhirnya Pemprov Sumsel memberikan kepastian pembayaran gaji tenaga honorer di lingkungan Pemprov Sumsel. Pada April ini, gaji sekitar 1.400 tenaga honorer segera dibayar. Namun, pembayaran masih menunggu persetujuan dari DPRD Sumsel.
Demikian diungkapkan Kepala Biro Keuangan Pemprov Sumsel, Laonma PL Tobing usai bertemu dengan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin kemarin Selasa (13/4). Gaji tenaga honorer segera dibayar, jika hari ini Rabu (14/4) DPRD Sumsel menyetujui perubahan pos anggaran. “Setelah disetujui DPRD Sumsel, akan ada proses lanjutan, dan SKPD harus segera melakukan pengajuan permintaan uang gaji tenaga honorer masing-masing, cepat tidaknya pembayaran juga tergantung SKPD yang mengajukan,” kata Laonma.
Disinggung mengenai apa ada kemungkinan meminjam dana dari Bank Sumsel-Babel, seperti yang disarankan Wakil Gubernur Sumsel, H Eddy Yusuf, ia akan melihat situasi, jika memang akan segera dibayarkan tidak perlu ada pinjaman dana khusus. “April ini mudah-mudahan gaji tenaga honorer sudah dibayarkan semua secara rapel, kita lihat percepatan proses dari SKPD masing-masing,” tegas dia.
Laonma mengatakan, tidak menghambat jika memang SKPD tersebut dapat menalangi dulu gaji tenaga honorer mereka masing-masing, untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari tenaga honor mereka. “Tapi, kalau tenaga honorernya sedikit mungkin tidak masalah, kalau banyak akan menjadi masalah bagi SKPD tersebut,” katanya.
Selain itu, untuk rapel seluruh PNS Pemprov Sumsel rencananya akan dibayarkan pada Mei, karena harus disesuaikan dengan daftar gajinya baru dapat mengajukan rapel.
Menanggapi belum dibayarnya gaji honorer Pemprov Sumsel, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, mengatakan, belum dibayarkannya gaji tenaga honorer lingkungan Pemprov Sumsel, bukan karena defisit atau tidak ada dana. Karena, apa yang menjadi APBD dijamin akan dibayar, bahkan Pemprov memiliki dana cadangan untuk hal yang di luar dugaan.
“Masalahnya itu ada perubahan administrasi, setelah masalah administrasi ini selesai ke depan pembayaran gaji tidak akan terlambat lagi. Karena sekarang kita harus berhati-hati, salah menggunakan uang Negara bisa menjadi masalah. Tapi yakinlah, mereka akan menerima penuh gaji mereka dan akan dirapel, kalau memang sangat memerlukan bisa membuka kran pinjaman ke tempat lain,” jelas Gubernur.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s