BPN Akui Ada Makelar Tanah di Daerah

Posted: 13/04/2010 in Uncategorized
Tags: , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumatera Selatan (Sumsel), mengakui ada makelar tanah di setiap daerah di Sumsel. Selain itu, Provinsi Sumsel, merupakan provinsi nomor dua yang memiliki lahan terlantar terbanyak setelah salah satu provinsi di Pulau Kalimantan.
Ketua Tim Kendali Pertanahan Pusat, Drs Justin Ketaren, disela pertemuannya dengan Wakil Gubernur Sumsel, H Eddy Yusuf kemarin Senin (12/4), mengatakan, berdasarkan data di pusat di seluruh Indonesia ada 7,2 Juta hektar lahan terlantar, sehingga pihaknya bekerjasama Pemprov juga pemerintah kabupaten/kota di Indonesia, ingin menyelesaikan masalah banyaknya lahan terlantar tersebut khususnya di Sumsel.
“Di Indonesia Provinsi yang memiliki lahan terlantar terbanyak adalah Provinsi di Kalimantan, menyusul Provinsi Sumsel di peringkat kedua,” kata.
Justin menjelaskan, kerjasama tersebut tindaklanjut dari PP 11 tahun 2010 mengenai penertiban dan pendayagunaan tanah terlantar tersebut khususnya di Sumsel. “Kami datang ke Sumsel, intinya untuk menyosialisasikan PP ini agar dapat dilaksanakan sepenuhnya, karena nanti lahan terlantar ini akan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, pemerintah dan kepentingan lainnya,” jelasnya.
Ia mengaku, akan banyak menemui hambatan dalam sosialisasi juga penertiban tanah terlantar nantinya salah satunya dengan pemilik tanah dan lainnya. “Kita harap Agustus 2010 ini, di seluruh Provinsi di Indonesia termasuk Sumsel, sosialisasi penertiban dan penyalahgunaan tanah terlantar dapat cepat terlaksana. Kita akan lihat bagaimana tanggapan dan perkembangan di lapangan,” katanya.
Masih di Kantor Gubernur, usai pertemuan tersebut, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumsel, Suhaily Syam mengatakan, secara persis ia belum mengetahui berapa jumlah lahan terlantar di Sumsel, karena pihaknya baru akan menginventarisirnya. Namun Provinsi yang lahan terlantar terbanyak di Indonesia tersebut mencapai 900 ribu hektar.
“Di Sumsel ada 187 HGU di Sumsel, nanti tim yang dibentuk pemerintah setempat akan turun, menginventarisasi dan identifikasi berapa hektar lahan dari areal yang diberikan HGU yang ditelantarkan. Apa alasan ditelantarkan, kita akan memberikan peringatan, jika batas waktu yang ditetapkan lahan tidak digarap kita akan lakukan pencabutan,” jelas dia.
Disinggung mengenai adanya makelar tanah di Sumsel, Suhaily mengaku keberadaannya makelar tersebut ada. “Ya ada, tapi kita tidak tahu persis siapa-siapa orangnya itu, tapi kondisinya belum parah masih bisa kita kendalikan,” tegas Suhaily.
Pihaknya kata Suhaily, sudah mengeluarkan intruksi khusus di seluruh Kabupaten/kota agar tidak melayani makelar tanah. “Yang jelas, kami dari BPN tidak akan melayani makelar, di setiap kantor kabupaten/kota juga kita sediakan pengawas, ada batas loket, kalau bukan orang bersangkutan yang mengurus sertifikat harus ada surat kuasanya,” katanya.
Selain itu, disinggung mengenai kurangnya sosialisasi program larasita dan prona yang diluncurkan BPN, ia menampik kurangnya sosialisasi. “Program larasita dan prona berjalan terus seperti biasa, sosialisasi sudah maksimal, bahkan dari pusat hari ini (kemarin-red) memantau langsung program larasita di seluruh provinsi maka akan diadakan uji petik, begitu juga untuk prona kita sedang melakukan pengukuran diseluruh kabupaten/kota,” katanya.
Sedangkan Wagub Sumsel, H Eddy Yusuf mengatakan, penguasaan lahan di Indonesia cukup luas namun tidak sebanding pemanfaatannya, karena terbentur permodalan dan lainnya. Seperti sebagian lahan masyarakat yang terlantar karena tidak memiliki modal untuk dikelola. “Sosialisasi peraturan ini harus difahami masyarakat, Pemprov akan mendukung program nasional ini, karena kalau ini berhasil, akan banyak mengurangi kemiskinan, pengangguran dan lainnya,” kata dia.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s