Wagub Minta Gaji Tenaga Honorer Segera Dibayar

Posted: 12/04/2010 in Uncategorized
Tags: , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Wakil Gubernur Sumsel, H Eddy Yusuf menyoroti keras belum dibayarkannya gaji tenaga honorer lingkungan Pemprov Sumsel selama empat bulan, Kepala Biro Keuangan Sumsel, Laonma PL Tobing, juga diminta segera mencairkan dana untuk gaji. Jika tidak ada dana, disarankan meminjam ke Bank Sumsel.
Demikian ditegaskan Wakil Gubernur Sumsel, H Eddy Yusuf usai menghadiri acara seminar di Hotel Aryadutha kemarin Jumat (9/4). Ia mengakui tenaga honorer di lingkungan Pemprov Sumsel gajinya belum dibayar selama empat bulan, termasuk honorer yang bekerja dengannya.
“Gaji sopir saya dan staf yang honorer semuanya juga belum dibayar, atas kejadian ini saya tetap menyalahkan yang berwenang, karena seharusnya tidak terjadi seperti itu. Bayangkan kalau gaji tenaga honorer ini macet, sudah honornya kecil, padahal ini untuk kebutuhan dasar mereka, mereka perlu makan, perlu ongkos, kalau sampai empat bulan belum dibayar itu bagaimana ?” tanya Wagub.
Kejadian ini mestinya hal ini tidak terjadi, jika pun terjadi seperti sekarang, Biro Keuangan Sumsel harus berusaha mencari jalan keluar, karena APBD itu jika sudah diketok palu dan sudah jelas pengeluarannya, Biro Keuangan bisa meminjam ke Bank Sumsel, sehingga tidak ada lagi pembayaran gaji honorer yang macet.
“Anggaran gaji honorer ini kan sudah dianggarkan, untuk APBD 2010 kita sudah ketok palu bulan November 2009 kemarin, mestinya pada Januari 2010 keperluan rutin itu sudah jalan, masalah ATK dan lainnya. Karena ini adalah hal yang tidak bisa tidak harus keluar, kalaupun belum ada dananya kan ada Bank Sumsel yang bisa dipinjamkan dengan jaminannya APBD itu,” jelas dia,
Disinggung tentang, keterlambatan pembayaran karena ada perubahan alokasi anggaran, menurutn Wagub itu tidak dapat dirubah lagi, karena jika sudah diketok palu APBD oleh DPR maka sudah final tinggal pengesahan Mendagri saja dan tidak dapat diubah-ubah lagi. “Kalau diubah-ubah itu tidak benar, karena prosesnya nanti harus melalui DPR lagi dan disahkan Mendagri lagi, jadi ini harus ditinjau lagi oleh Pak Sekda,” pintanya.
Sementara itu, Kepala Biro Keuangan belum dapat diwawancara, baik di Kantor Gubernur Sumsel, maupun melalui sambungan ponsel yang tidak diangkat. Namun ia pernah menjelaskan, tenaga honorer database dan non database lingkungan Pemprov Sumsel yang gajinya belum dibayarkan tersebut sekitar 1.400 orang. Terlambatnya pembayaran gaji karena adanya perubahan pos anggaran penggajian pegawai honorer non database, dari pos biaya belanja pegawai menjadi pos belanja barang dan jasa.agustian pratama

Comments
  1. adi muhamad hidayat says:

    pa menteri saya ngajar di MTsN dari 2003 sampai sekarang, permasalahannya rekan saya yg juga sama bahkan ngajar di MTs Swasta baru di angkat sedangkan dari permen diutamakan yang mngajar di sekolah negeri bagaimana ini pa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s