Pemprov Sumsel, Siapkan Desa-Desa Wisata

Posted: 12/04/2010 in Uncategorized
Tags: , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan, dan mengembangkan potensi pariwisata di Sumsel, Pemerintah Sumsel melalui Dinas Pariwisata Provinsi Sumsel, Dinas Balitbangda Provinsi Sumsel dan pihak lainnya, membahas pembuatan peta seni budaya Sumsel, dan mempersiapkan desa-desa wisata di Sumsel.
Kepala Dinas Pariwisata Sumsel, M Jhonson mengatakan, pihaknya dengan beberapa pihak termasuk Balitbanda Sumsel, pada 2010 akan menyiapkan desa-desa antara lain 10 desa di beberapa kabupaten/kota antara lain di Ogan Ilir, Pagaralam, Lahat dan Muara Enim, untuk dijadikan desa wisata.
“Kita bersama Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Sumsel, Dewan Kesenian Sumsel dan lainnya, membahas, menyiapkan peta seni budaya Sumsel dan desa wisata. Untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan dan pariwisata di Sumsel,” kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumsel, M Jhonson, disela seminar peran peta seni budaya dalam mendukung pariwisata, guna memacu peningkatan ekonomi kerakyatan, di Aula Kantor Balitbanda Sumsel kemarin Kamis (8/4).
Dijelaskannya, desa-desa yang terpilih menjadi desa wisata harus memenuhi kriteria seperti daya tarik wisata, budaya, kerajinan kerakyatan, faktor aksebilitas, basis, budaya, kondisi alam dan lainnya. Berdasarkan penilaian pihaknya, desa yang sekarang sudah masuk kriteria desa wisata tersebut, yaitu desa wisata Muara Penimbung Ogan Ilir (OI), Desa Ulak Kerbau dengan kerajinan bordirnya dan lainnya.
“Pagar Alam, Lahat dan Muara Enim juga memiliki berbagai keindahan alam dan budaya untuk dijadikan tujuan wisata, untuk Kota Pagaralam dan Lahat memiliki peninggalan megalit dan Muara Enim ada Desa Bedegung,” ungkap Jhonson.
Dengan berjalannya desa wisata, tentu akan meningkatkan ekonomi kerakyatan, sektor UKM, kerajinan dan lainnya akan bergerak di desa atau kabupaten yang memiliki desa wisata tersebut. Namun sambung dia, keberhasilan desa wisata tidak hanya berdasarkan keinginan kuat pemerintah saja, kesiapan masyarakat setempat untuk menjadi masyarakat yang sadar wisata juga sangat diperlukan. “Kita akan lakukan pembinaan bagi desa-desa yang memenuhi kriteria itu, dan akan dikembangkan ke desa lainnya,” jelas dia.
Masih di Kantor Balitbangda Sumsel, Kepala Balitbangda Provinsi Sumsel, DR Ekowati Ratnaningsih SKM, MKes, menjelaskan, peran peta seni budaya dalam mendukung pariwisata di Sumsel sangat diperlukan, untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan khususnya di desa-desa wisata.
“Dalam seminar ini, kita akan membahas dimana saja kabupaten/kota yang memiliki desa-desa yang memasuki kriteria desa-desa wisata, untuk mempermudah wisatawan mencari tujuan wisata di Sumsel seperti potensi kerajinan, budaya dan lainnya,” jelas dia.
Untuk mendukung dibuatnya peta wisata tersebut, pihaknya akan bekerjasama berbagai pihak seperti dari Association of Indonesia Tours and Travel Agents (Asita), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Dewan Kesenian Sumsel, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel dan lainnya.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s