Panitia Tender PU Pengairan Terindikasi Langgar Aturan

Posted: 12/04/2010 in Uncategorized
Tags: ,

InformasiPagi, Sumsel

Pelaksanaan proyek tender di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Provinsi Sumsel, terindikasi melanggar aturan, salah satunya panitia yang tidak memiliki sertifikasi dari Bappenas, dan tidak mengikuti aturan tender yang ada, dengan memenangkan peserta tender yang tak penuhi syarat.
Beberapa peserta proyek di Dinas PU Pengairan Sumsel, dari CV Terkas Daya Mandiri, Putri Kembar, CV Tiga Muara, Kijang Sakti, diwakili Achmad Faizal SKom dari CV Terkas Daya Mandiri, kepada para wartawan di Kantor Gubernur Sumsel kemarin (7/4) mengungkapkan, pihaknya menyesalkan panitia tender di Dinas PU Pengairan Sumsel yang melanggar aturan.
Pelanggaran yang dimaksud seperti memenangkan peserta tender yang penawarannya lebih tinggi, padahal, ada peserta yang penawarannya lebih rendah dan telah memenuhi persyaratan nilai berdasarkan pengalaman perusahaan, akibat pelanggaran tersebut banyak peserta yang masuk kriteria tapi digugurkan.
“Panitia tersebut tidak dapat menjelaskan alasan kuat mereka tidak meloloskan pemborong yang memenuhi kriteria, salah satunya yang nilai pengalaman perusahaan mencapai 35, bahkan panitia berkilah dengan berbagai alasan,” katanya didampingi beberapa rekan lain.
Ditegaskannya, kesalahan fatal lain panitia tender tersebut, yaitu tidak memiliki sertifikasi sebagai panitia dari Bappenas, yang sesuai kepres 80 harus dimiliki panitia, pihak panitia pun tidak dapat menunjukkan dan diam saat ditanya mengenai sertifikasi ini. “Panitia tidak berbuat sesuai peraturan yang ditetapkan, panitia juga tidak memberikan jawaban atas sanggahan banding yang kita ajukan. Lebih salahnya lagi, saat kita cek di lapangan proyek ternyata mulai dilaksanakan pengukuran, padahal seharusnya belum boleh dilaksanakan sebelum masalah sanggahan ini diselesaikan,” keluhnya.
Untuk itulah, ia meminta agar Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin dapat membantu menyelesaikan permasalahan ini, karena kinerja panitia tender dinilai terkesan asal-salan dan diduga telah terjadi penyimpangan terhadap pengambilan keputusan penetapan pemenang lelang.
“Sudah terjadi penyalahgunaan wewenang oleh panitia pengadaan barang dan jasa, serta pejabat pengadaan pada Dinas Pu Pengairan Sumsel TA 2010, kami menuntut agar membatalkan CV yang memenangkan tender lelang yang tidak memenuhi syarat, dan menindak tegas penyedia jasa yang terlibat KKN pada proses pelelangan paket,” pintanya.
Bahkan pihaknya meminta agar ada evaluasi ulang terhadap berkas penawaran yang masuk, dan menindak tegas panitia pengadaan barang dan jasa serta pejabat pengadaan yang berwenang lainnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku, karena telah mengakibatkan kerugian para peserta lelang.
Sementara itu, Kepala Dinas PU Pengairan Sumsel, Ir H Rusdy tidak dapat dikonfirmasi, karena saat dihubungi semalam, ponselnya tidak diangkat, dan saat dikonfirmasi melalui pesan singkat tidak dibalas.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s