Dana PNPM Mandiri Perkotaan Palembang Rp23 Miliar

Posted: 12/04/2010 in Uncategorized
Tags: , , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Pada 2010, Kota Palembang mendapatkan dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan sebesar Rp23,550 Miliar untuk 16 kecamatan. Total dana PNPM Mandiri Perkotaan di Sumsel meningkat dari 2009 yaitu mencapai Rp431.050 Miliar diperuntukkan 309 Kelurahan.
Kepala Satuan Kerja Penataan Bangunan dan Lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya (PU CK), Yustin Patria menjelaskan, PNPM Mandiri Perkotaan baru dimulai pada 2009 lalu, namun pada 2006 program serupa sudah dilaksanakan yang dinamakan P2KP. “Untuk PNPM Mandiri Perkotaan pada 2009 lalu, Pemerintah mengalokasikan dana untuk 299 kelurahan di Sumsel, namun pada 2010 meningkat menjadi 309 kelurahan yang tersebar di tujuh kabupaten/kota,” jelas Yustin di kantor Dinas PU CK Sumsel kemarin Kamis (8/4).
Dipaparkannya, tujuh Kota yang mendapatkan bantuan tersebut seperti Kota Palembang untuk 16 kecamatan sebesar Rp23,550 Miliar, Kota Pagaralam untuk 5 Kecamatan sebesar Rp4,240 miliar, Prabumulih untuk 6 Kecamatan dengan dana Rp4,430 miliar, OKU (Kota Baturaja) untuk 2 Kecamatan Rp4,020 miliar. Selanjutnya, OKI (Kota Kayuagung) untuk 1 Kecamatan sebesar Rp4,150 miliar, Muara Enim (Kota Tanjung Enim) satu Kecamatan dengan dana Rp1,8 miliar dan Kota Lubuk Linggau untuk 8 Kecamatan sebesar Rp9,950 miliar. “Dana yang dikucurkan, dikirim langsung ke satuan kerja di daerah, melalui rekening pelaksana organisasi yang dibentuk, yaitu badan keswadayaan masyarakat, jadi dananya tidak melalui kita,” katanya.
Namun, pihaknya belum dapat menjelaskan berapa jumlah kelurahan dan kelurahan mana saja di masing-masing daerah yang mendapatkan bantuan tersebut, karena sekarang masih dalam tahap pembagian kelurahan. Pihaknya juga tengah meninjau ke daerah, untuk mengetahui apakah daerah tersebut sudah mendapatkan dana PNPM Mandiri Perkotaan, karena jika sudah tiga kali mendapatkan dana tidak boleh lagi dan akan dialihkan ke daerah lain yang membutuhkan. “Dana PNPM Mandiri Perkotaan ini adalah bantuan langsung dari Islamic Bank, dari APBN, tapi untuk menggaji para fasilitator APBN mengucurkan sebesar Rp30 M pada 2010 ini, yang di 2009 lalu hanya sebesar Rp25 M,” kata dia.
Sementara itu, masih di Kantor Dinas PU CK Sumsel, Kepala Dinas PU CK Sumsel, Ir Rizal Abdullah, MT menjelaskan, dana PNPM Mandiri Perkotaan dikucurkan untuk mengentaskan kemiskinan, dan program pemberdayaan masyarakat lainnya. Berdasarkan catatan di 2009 lalu, masyarakat banyak menggunakan dana untuk perbaikan infrastruktur seperti jalan setapak, perbaikan saluran dan lainnya. “Dana tersebut untuk masyarakat, masyarakatlah yang tahu apa kebutuhan mereka sehingga dana dapat dimanfaatkan sesuai keinginan masyarakat itu sendiri,” jelas dia.
Program ini sambung dia, sudah teruji, efisiensi, dan sangat positif bagi masyarakat, bahkan dari hasil audit hanya satu persen saja terjadi penyimpangan, program ini harus dilakukan secara sistematis untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Rizal membantah, jika program PNPM Mandiri Perkotaan ini dapat tumpang tindih dengan program daerah, karena menurutnya, sudah ada sinergi pemerintah daerah dengan tim PNPM sehingga tidak akan terjadi tumpang tindih. “Pemprov hanya sebagai fasilitator, pembinaan dan pendampingan, kita akan memantau jalannya program PNPM ini, dan daerah akan melaporkan hasil evaluasi program setiap dua kali dalam sebulan,” terangnya.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s