PLN Terapkan Sistem Prabayar

Posted: 07/04/2010 in Uncategorized
Tags: ,

InformasiPagi, Sumsel

Untuk peningkatan pelayanan kepada pelanggan PT PLN khususnya pembayaran listrik, PT PLN WS2JB akan menerapkan pola prabayar untuk pembayaran listrik, dengan menyediakan Token Strom atau sebuah alat di KWH, untuk dientri jumlah biaya yang dibutuhkan seperti pulsa.
General Manager PLN WS2JB, Nandi Rana Direksa diwawancara di Hotel Aryadutha Selasa (6/4) mengungkapkan, setelah melihat keberhasilan PT PLN di Jawa dan Bali yang menerapkan pola prabayar untuk pembayaran tagihan listrik, pihaknya pada pertengahan 2010 mendatang segera melakukan hal yang sama.
“Kita ingin memudahkan pelanggan dalam membayar tagihan listrik, mempersingkat birokrasi pembayaran dan pelanggan bisa menghemat biaya transportasi. Pola pra bayar ini sudah popular di Jawa, Bali bahkan Asia, karena sangat efisien,” kata dia.
Pola prabayar ini diharapkannya, akan meminimalisir hal yang memungkinkan penyimpangan-penyimpangan, teknisnya jika selama ini pelanggan membayar langsung ke loket pembayaran, dengan pola prabayar PT PLN akan mengeluarkan Token Strom atau seperti pengisian pulsa yang dapat dilakukan dimana saja.
Dijelaskannya, untuk pola prabayar ini PT PLN akan melakukan setting alat di KWH yang dapat dientri berapa jumlah pulsa yang akan diisi. Nominal pulsanya nanti juga akan beragam, ada yang Rp20 ribu, Rp200 ribu dan lainnya. Untuk outletnya akan dibicarakan lebih lanjut.
“Rencananya kita akan mencari daerah percontohan yaitu lima RT/RW pilihan atau sekitar 100-200 KK di masing-masing WS2JB. Di Sumsel, pastinya Palembang dulu diutamakan khususnya kawasan tertib listrik, dan kita optimis ini akan berhasil,” katanya.

Nandi menerangkan, dengan pola prabayar pelanggan akan mudah memantau biaya listrik yang digunakan, bahkan jika masyarakat tidak mengisi pulsanaya listrik tidak akan bisa hidup. Namun menurutnya, listrik prabayar sementara terbatas untuk pelanggan rumah tangga dengan daya 450 watt-5.500 watt. Menurutnya, jika dirata-ratakan biaya per kwh-nya antara pra bayar dan pasca bayar tidak ada perbedaan.
Selain itu, Nandi juga menjelaskan, pada 2010 PLN Pusat akan mendapatkan APBN Perubahan 10 kali lipat dari jumlah tahun sebelumnya. Pada 2009 lalu Sumsel hanya mendapatkan kucuran dana Rp 60 miliar, sementara tahun ini APBNP akan mencapai Rp 600 miliar. agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s