Penganekaragaman Pangan, Buat Warung 3 B

Posted: 07/04/2010 in Uncategorized
Tags: , ,


InformasiPAgi, Sumsel

Berdasarkan Peraturan Presiden No 22 tahun 2009 tentang percepatan konsumsi diversipikasi pangan berbasis pangan lokal selain padi. Pemerintah tengah mengupayakan pemanfaatan pangan lokal sesuai komoditi daerah seperti jagung, umbi-umbian dan sukun, bahkan menganekaragamkan pangan pokok, dengan membuat warung 3 B yaitu beragam, bergizi, berimbang.
“Untuk tahap awal, penerapan pola pemanfaatan pangan selain padi, sudah dilakukan di beberapa kabupaten seperti di Kabupaten Musi rawas yang mulai mengganti padi dengan sukun, karena sukun juga memiliki karbohidrat seperti padi,” kata Kepala Dinas Pertanian, Tanamam Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumsel, Hj Nelly Rasdiana di kantornya kemarin Senin (5/4).
Untuk mengupayakan percepatan pemanfaatan komoditi lokal selain padi oleh masyarakat tersebut, Pemerintah akan menggunakan pola membuat warung 3 B yang akan diterapkan di 15 kabupaten-kota di Sumsel. Program warung 3 B ini diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru, yang memanfaatkan produk hilir, yakni dengan memproduksi komoditi lokal. “Kita ingin komoditi lain itu menjadi panganan utama penganti beras, dengan membuat komoditi selain padi dan beras lebih menarik untuk dikonsumsi yang ditawarkan diwarung 3 B ini,” jelas dia.
Selain itu, disinggung mengenai sawah Puso di Sumsel, Nelly menjelaskan, dari sekitar 800 ribu hektar luas areal sawah di Sumsel, delapan ribu diantaranya mengalami Puso/gagal panen akibat banjir yang terjadi beberapa waktu lalu. Namun ia tetap optimis tidak akan mengangu produksi beras di Sumsel. “Karena jika kita melihat dari luas tanam padi yang mencapai 800 ribu hektar areal persawahan, dengan sasaran produksi sebesar 6,7 persen, maka puso yang terjadi hanya mencapai satu persen saja,” terang dia.
Menurut Nelly, kini pihaknya tengah melakukan program percepatan penanamam melalui bantuan benih, baik dari pemerintah provinsi yang menyediakan bantuan untuk 10 ribu hektar areal sawah, ada juga bantuan cadangan benih dari pemerintah pusat. “Untuk bantuan dari pusat, besarannya tergantung dengan hasil verifikasi yang sekarang, tengah lakukan pemerintah pusat,” pungkasnya. agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s