Pemprov Sumsel Anggarkan Rp30 Miliar untuk Drainase

Posted: 07/04/2010 in Uncategorized
Tags: ,

InformasiPagi, Sumsel

Untuk pengembangan kawasan Jabakaring sesuai grand desain, Pemprov Sumsel melalui Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Provinsi Sumsel, mengusulkan anggaran pembangunan drainase di Jakabaring mencapai Rp30 Miliar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Provinsi Sumsel, Ir H M Rusdy Dipl HE di Hotel Aryadutha mengatakan, pihaknya tengah mengajukan dana APBN melalui balai wilayah sungai Sumatera delapan, untuk pembangunan drainase di Jakabaring. Pihaknya berharap, pada APBD perubahan mendatang usulan akan terakomodir. “Kita mengusulkan sekitar Rp30 Miliar untuk pembangunan jaringan drainase primer sepanjang sekitar 3,4 kilometer dengan lebar 20 meter,” katanya.
Pembangunan drainase tersebut juga meliputi pembangunan gorong-gorong atau daerah resapan air, kolam retensi multi purpose (banyak fungsi), bahkan jika memungkinkan drainase akan dilengkapi dengan lining (lapisan pelindung). “Untuk lining ini, membutuhkan dana yang tidak sedikit, jadi masih dipertimbangkan, tapi lining perlu untuk keindahan kota,” terang dia.
Dengan pembangunan drainase, diharap dapat mengantisipasi terjadinya banjir di daerah Jakabaring yang ke depannya, Jakabaring akan dibangun sarana-prasarana dan infrastruktur seperti mall, perkampungan atlet, termasuk komplek kantor Pemerintahan Provinsi Sumsel.
Untuk realisasinya kata Rusdy, masih menunggu keputusan APBD perubahan, namun pada pelaksanaannya nanti akan dilakukan balai besar sungai Sumatera delapan. “Kalau memang sudah terakomodir masalah dananya, Juli 2010 ini pembangunannya sudah bisa jalan, karena sekarang sedang dalam proses,” jelas dia.
Ia menegaskan, pembangunan jaringan ini, dalam rangka pengembangan kawasan Jakabaring sesuai grand desain yang dibuat, salah satunya digunakan untuk menyambut Sea Games. “Masing-masing dinas berperan sesuai bidangnya, seperti Dinas PU Cipta Karya membuat wisma atlit dan lainnya, untuk Dinas PU Pengairan, ia akan membangun jalan dan jaringan drainase dan lainnya,” kata dia.
Selain itu ia menjelaskan, untuk 2010 tidak ada pembangunan baru irigasi di Sumsel, hanya saja ada pengembangan untuk irigasi yang sudah ada seperti irigasi dari wilayah Komering ke Lempuing.
Pihaknya juga melakukan pengembangan rawa seperti di Muba, Banyuasin, OKI dan lainnya, baik untuk rawa pertanian dan juga rawa pasang surut. Tapi, untuk pengelolaan rawa untuk drainase di dalam kota, kebijakannya pemerintah kota itu sendiri. “Dana pengembangan rawa ini, dianggarkan melalui APBN, APBD dan Kabupaten,” pungkasnya.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s