Pembangunan Infrastruktur Jangan Tergantung APBN/APBD

Posted: 07/04/2010 in Uncategorized
Tags: , ,

InformasiPagi, Sumsel

Dalam membangun infrastruktur, pemerintah daerah diminta jangan hanya berharap kucuran dana dari pemerintah pusat/APBN atau mengandalkan dana APBD. Pemerintah daerah harus mampu membuka kerjasama dengan pihak swasta dalam hal pendanaan.
Demikian diungkapkan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI, Prof Armida S Alisjahbana, disela acara sosialisasi rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) nasional, di Hotel Aryadutha Palembang, Selasa (6/4).
Menurutnya, dalam lima tahun ke depan, Pemerintah memiliki beberapa strategi besar yang akan dilakukan, pertama mempercepat pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan, kedua ingin memperkuat tata kelola governance, ketiga memperkuat sinegi antara pemerintah pusat dan daerah, keempat mempercepat pengentasan kemiskinan. “Itu poin utama yang akan dilakukan ke depan, kita juga ingin daerah menterjemahkan ini,” kata Armida.
Diterangkannya, untuk percepatan ekonomi sendiri pemerintah sudah maksimal, salah satunya dengan menganggarkan dana untuk pembangunan infrastruktur bagi kepentingan masyarakat, hingga dua kali lipat dari tahun sebelumnya.
Menteri meminta, agar dalam pembangunan infrastruktur, daerah tidak hanya berharap dari dana pemerintah seperti APBN dan APBD karena akan terbatas, sementara kebutuhan infrastruktur ini cukup besar. Lagipula, kucuran dana akan lama diberikan karena proses administrasi, untuk itu daerah harus jeli dan mengembangkan kerjasama dengan pihak swasta.
“Untuk infrastruktur dasar yang tidak bisa menghasilkan, alokasi dananya dari pemerintah, tapi kalau untuk infrastruktur yang dapat menghasilkan atau ada imbal balik dari investasinya, dana dapat dikerjasamakan dengan pihak swasta,” pinta dia.
Kerjasama dengan pihak swasta yang dimaksud, seperti pembangunan pelabuhan, bandara, berbagai infrastruktur transportasi lainnya. Ia mencontohkan, di Sumatera berpotensi untuk transportasi rel kereta api pengangkut komoditi perkebunan, tambang dan lainnya.
Perencanaan pembangunan ke depan lanjut Armida, tidak hanya akan mengandalkan jalur darat tapi multimoda, seperti di daerah kepulauan dengan menambah pelabuhan kapal internasional, transportasi udara untuk di daerah-daerah. “Untuk jembatan juga tengah diprogramkan dalam perencanaan, yaitu jembatan selat sunda yang akan selesai 10 tahun akan datang, sehingga mempercepat perkembangan perekonomian antar wilayah,” jelasnya.
Armida meminta, dokumen RPJM 2010-2014 dapat dijadikan pegangan dan acuan pemerintah pusat dan daerah, dalam menyusun rencana strategis kementrian, lembaga serta menyusun RPJMD pemerintah, dalam melaksanakan pembangunan lima tahun ke depan.
Terkait kehidupan sosial, budaya dan politik, Pemprov Sumsel juga dimintanya lebih meningkatkan kualitas, proses dan kinerja politik dalam menghormati, melindungi dan memenuhi hak-hak dasar rakyat. Serta, menciptakan ketertiban dan rasa aman bagi rakyat, menegakkan hukum secara adil tanpa diskriminasi, meningkatkan kapasitas dan integritas aparat dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
Selain itu, Armida menerangkan, untuk evaluasi program PNPM mandiri, pihaknya akan memperkuat lagi program tersebut, karena dilihatnya banyak keberhasilan yang dicapati, namun jika dikaitkan dengan program percepatan pengentasan kemiskinan, menurutnya tidak cukup hanya mengandalkan program PNPM saja.
Sementara itu, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin menyampaikan, terpacu dengan visi Sumsel untuk lebih baik dijadikan pedoman mengambil kebijakan jangka panjang dan jangka pendek. Dalam RPJMD 2008-2013 Sumsel memrioritaskan peningkatan pengembangan kualitas pelayanan dasar, peningkatan daya saing ekonomi rakyat, peningkatan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, dan peningkatan SDM. “Dalam RPJMD 2008-2013, telah ditetapkan Provinsi Sumsel pada 2013 adalah Sumsel sejahtera dan terdepan, bersama masyarakat yang cerdas dan berbudaya,” katanya.
Menurut Alex, tahun 2010 sangat penting untuk mengevaluasi pencapaian sasaran dalam RPJMD, sehingga program pembangunan yang diusulkan pada 2011 dapat disesuaikan untuk mencapai target yang diinginkan. Berbagai Isu strategis yang menjadi tantangan sekaligus peluang, harus dihadapi dalam pembangunan di Sumsel salah satunya globalisasi perdagangan dunia.
“Kondisi ini harus diwaspadai, pemerintah akan memperhatikan sektor penting yang kemungkinan meningkatkan angka pengangguran dan guna mengantisipasi pertambahan penduduk miskin di Sumsel,” jelas dia.
Untuk itu, Pemprov Sumsel akan mengembangkan infrastruktur, menyiapkan institusi keuangan yang handal dan menyiapkan SDM dengan standarisasi tenaga kerja melalui peningkatan pendidikan dan sertifikasi tenaga kerja.
“Beberapa isu lintas wilayah provinsi se Sumbagsel juga harus diselesaikan, seperti perbatasan Provinsi Sumsel dan Bengkulu, transportasi antar wilayah, pembangunan wilayah perbatasan dan lainnya, pemerintah antar wilayah harus bersinkronisasi dan koordinasi,” terangnya.
Selain itu Gubernur menjelaskan, jumlah penduduk miskin di Sumsel tercatat pada Maret 2009 sebanyak 1.167.870 orang, namun jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar 81.740 orang dari 2008.
Menanggapi pembangunan infrastruktur tanpa mengandalkan APBN dan APBD, Gubernur menjelaskan, Pemprov Sumsel sudah melakukannya, yaitu membangun fasilitas-fasilitas olahraga serta merencanakan pembangunan infrastruktur seperti pelabuhan Tanjung Api-api, bekerjasama dengan pihak ketiga yaitu investor.
Hal itu dimaksudkan, agar dana alokasi yang ada di kas pemerintah tidak banyak terganggu untuk infrastruktur, melainkan benar-benar untuk kebutuhan dasar masyarakat seperti berobat gratis, sekolah gratis, bantuan hukum gratis dan lainnya.
Acara sosialisasi kemarin, dihadiri Gubernur, walikota/ bupati, DPRD, BPKP, unsur muspida, se Sumbagsel (Sumsel, Babel, Jambu, Bengkulu) dan undangan khusus lainnya.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s