Gaji Honorer Pemprov Dibayar Pekan Depan

Posted: 03/04/2010 in Uncategorized
Tags: , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Gaji 1.400 pegawai honorer lingkungan Pemprov Sumsel, bakal dibayarkan, proses administrasi tengah ditangani Biro Keuangan Provinsi Sumsel.
Demikian diungkapkan Asisten IV Bidang Administrasi dan Umum Provinsi Sumsel, Yusri Effendi di Kantor Gubernur Sumsel Rabu (31/3). Pembayaran gaji tenaga honor di Pemprov Sumsel akan segera direalisasikan, karena semua data sudah dimasukkan ke Biro Keuangan dan sedang diproses. “Kalau memang sudah selesai administrasinya, minggu depan sudah dapat dibayarkan,” katanya.
Teknis pembayaran gajinya kata Yusri tergantung dari Biro Keuangan, apakah secara bertahap atau sekaligus. “Gaji yang diusulkan untuk dicairkan itu sebesar Rp800 per bulan per orang, yang dihitung sesuai SK pengangkatannya, jika terhitung Januari berarti dibayar dari Januari, pembayarannya bisa bertahap atau rapel,” kata Yusri.
Menurut dia, terhambatnya pembayaran gaji honor lingkungan Pemprov Sumsel, karena ada pengalihan pos anggaran penggajian pegawai honorer, dari pos biaya belanja pegawai menjadi pos belanja barang dan jasa. “Jika proses persetujuan izin prinsip yang sedang diurus ini selesai, gaji akan dapat segera direalisasikan,” jelasnya.
Sedangkan Sekda Musyrif Suwardi menjelaskan, anggaran penggajian tenaga honor dulu ada di belanja pegawai, tapi karena sekarang tidak boleh ada honor lagi, maka penggajian honor itu akan dilimpahkan tergantung masing-masing SKPD.
Menurutnya, anggaran pembayaran gaji pegawai honor ini sudah disiapkan Pemprov Sumsel, dananya sekitar Rp12 Miliar. Dana tersebut akan dikucurkan untuk kegiatan di SKPD, baik untuk menggaji tenaga jaga malam, sopir, operator, atau lainnya.
Namun, mengenai jadwal pasti pembayaran gaji honorer, menurut Sekda menunggu petunjuk lebih lanjut, dan akan dibayarkan sepanjang anggarannya sudah tersedia. “Karena pembayaran gaji ini harus mengacu juklak dan juknis yang ada,” katanya.
Ia juga menerangkan, apakah tenaga honor tersebut masih dikaryakan atau tidak, itu tergantung masing-masing SKPD, namun Sekda tetap berharap SKPD tetap menggunakan dan memanfaatkan tenaga honor yang ada agar tidak menimbulkan keresahan.
“SKPD lah yang bertanggung jawab terhadap tenaga honor di tempatnya, karena mereka yang akan menggunakan tenaga honorer itu, SKPD juga yang mengatur dan mengetahui betul berapa kebutuhan tenaga honor itu,” kata Sekda.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s