Dua Makam Keluarga SMB II Dipugar

Posted: 31/03/2010 in Uncategorized
Tags: ,

InformasiPagi, Sumsel

Pemprov Sumsel melakukan peninjauan dua makam keluarga Sultan Mahmud Badaruddin II yang berada di Maluku Utara, Ternate, yang diisukan mengalami pengrusakan. Pemprov menemukan dua makam dipugar, hanya saja ada perubahan kondisi makam.
Demikian diungkapkan Sekda Provinsi Sumsel, Drs H Musyrif Suwardi HN MM, usai membuka acara raker FKDK/P BPDSI Wilayah Indonesia Bagian Barat, di Hotel Horison Sabtu (27/3). Pemprov Sumsel telah melakukan peninjauan langsung lokasi pengrusakan Makam Sri Paduka Susuhuna Ratu Mahmud Badaruddin II SMB II di Maluku Utara, Ternate.
Dari hasil peninjauan tersebut, makam milik Sultan Mahmud Badaruddin II, dan juga makam isterinya juga makam gurunya yang berada di dalam kubah pemakaman di Ternate tidak ada yang mengganggu.
Namun Musyrif mengakui, hasil peninjauan tersebut ada dua makam yang dipugar atau kembali dirawat, hanya saja tulisan nama yang tertera di makam tersebut mengalami perubahan. “Secara keseluruhan makam-makamnya tidak ada yang mengganggu, memang ada dua makam yang dipugar, salah satunya berada di dalam tembok, tetapi yang jadi masalah itu namanya dirubah, dan tulisan aslinya itu tidak ada lagi,” ungkap Sekda.
Lebih lanjut dijelaskannya, Pemprov Sumsel telah bertemu langsung dengan yang melaksanakan pemugaran, berdasarkan pengakuan mereka, tulisan nama pada makam memang tidak sesuai dengan yang aslinya. “Mestinya, walaupun dipugar yang asli itu tidak boleh hilang,” katanya.
Menurut Sekda, berdasarkan pengakuan yang melaksanakan pemugaran makam, batu tulisan nama makam yang asli berada di dalam makam yang dipugar, sehingga jika ingin dibongkar maka harus disaksikan orang-orang terkait dan yang berwajib, tidak bisa dibongkar sembarangan.
Kemudian, makam satu lagi yang berada di luar lingkungan tembok pemakaaman juga dipugar, terlihat sudah ada tulisan baru baik latin ataupun huruf Arab, dan tulisan aslinya juga tidak ada. “Kita tidak tahu persis, apa yang ditulis itu sama dengan yang asli dengan yang lama, karena menurut pengakuan pelaksana, tulisannya ada di dalam,” terang dia.
Dua makam yang dipugar tersebut, salah satunya milik Ahmad Najamudin kondisinya tidak sesuai dengan aslinya lagi, namun Sekda belum mengetahui, apakah dengan adanya perubahan kondisi makam tersebut ada unsur kesengajaan atau kekhilafan, karena masalah ini sedang ditangani pihak kepolisian setempat di Ternate. “Mereka yang melaksanakan memang sudah mengakuinya,
Musyrif menerangkan, kejadian dipugarnya makam tersebut pada tahun 2009 lalu, atas perubahan kondisi makam yang terjadi, Pemprov Sumsel sudah melakukan pertemuan langsung dengan Pemerintah Kota Wakil Walikota setempat, dan meminta untuk menindaklanjuti.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s