Pemprov Sumsel Bantu UMKM Tembus Perbankan

Posted: 25/03/2010 in Uncategorized
Tags: , , ,

– Pemprov Segera Bentuk Lembaga Penjamin Kredit
InformasiPagi, Sumsel

Kendala klasik terbenturnya pengembangan (usaha mikro kecil menengah), adalah menembus Perbankan untuk pinjaman, melihat hal tersebut, Pemprov Sumsel akan membentuk perusahaan yang menaungi UMKM untuk menembus perbankan, yang disebut lembaga penjamin kredit.
Demikian terungkap dalam rapat percepatan pengembangan ekonomi daerah dan pengendalian investasi daerah, di ruang rapat Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Provinsi Sumsel, Rabu (24/3).
Usai rapat, Kepala Biro Perekonomian Sumsel, Muhar Lakoni, melalui Kepala Bagian Sarana Perekonomian, H Afrian Joni SE MM, mengatakan, Pemprov Sumsel akan membantu UMKM agar mampu menembus atau mengakses perbankan dalam hal peminjaman, dengan melakukan kerjasama berbagai pihak termasuk perbankan.
Konkritnya kata Joni, Pemprov akan membentuk sebuah lembaga penjaminan kredit yang selama ini belum ada di Sumsel, lembaga ini akan memberikan rekomendasi bagi UMKM kepada perbankan, agar dipermudah dalam berbagai hal oleh perbankan.
“Jika sudah ada rekomendasi dari lembaga tersebut, UMKM akan lebih mudah mengakses perbankan, dan UMKM tidak perlu menggunakan agunan karena lembaga tersebut yang akan menjamin, sehingga UMKM mudah mendapat kredit usaha rakyat,” jelasnya.
Namun, terbentuknya, lembaga tersebut harus melalui beberapa tahapan, yang sekarang sedang digarap, karena harus melalui persiapan peraturan hukum, persyaratannya, koordinasi DPRD Sumsel, Gubernur Sumsel dan lainnya.
Ia menjelaskan, kesemuanya tersebut dilakukan atas petunjuk Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, dalam rangka peningkatan pertumbuhan dan pengembangan perekonomian di Sumsel. Sehingga, dilakukanlah penandatanganan kesepakatan bersama antara Gubernur Sumsel dengan Bank Indonesia Palembang pada 1 Maret 2010 lalu.
Menurutnya, ruang lingkup kesepakatan tersebut seperti, upaya pengembangan dan pembinaan UMKM dan sektor riil, program dibidang investasi, perdagangan, pengkajian produk unggulan danpola pembiayaan, pemantauan data serta pengendalian investasi. Kemudian pertukaran data dan kajian penelitian, dan kegiatan lain dalam pengembangan perekonomian.
“Rapat kemarin kita membahas pembentukan sub tim mekanisme kerja, antara lain pertama sub tim pemantauan dan pengendalian inflasi daerah (TPID), kedua sub tim percepatan pengembangan ekonomi daerah (TFPPED),” jelasnya.
Sasarannya sambung Joni, terwujudnya pemberdayaan dibidang UMKM, pengembangan investasi, pengembangan ekspor, dan pengembangan inflasi.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s