Waspadai Buku Doa Menyesatkan

Posted: 24/03/2010 in Uncategorized
Tags: , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Meski belum masuk ke Sumsel, Forum Umat Islam (FUI) Sumsel, mewanti-wanti umat Islam di Sumsel agar waspada terhadap beredarnya buku-buku Islam yang ditulis oleh non muslim seperti buku doa-doa.
Berdasarkan informasi yang didapatkan BeritaPagi dari sebuah sumber, telah menyebar buku berjudul ‘Rahasia Doa-Doa Yang Dikabulkan’ karangan Hanan El-Khouri diterbitkan oleh Tunas Isai Jakarta tahun 2004, dengan ketebalan 101 halaman. Buku menyebar di beberapa kota besar seperti Aceh sejak lima tahun lalu persisnya tahun 2005, Medan pada 2009 dan Makassar pada Maret 2010.
BeritaPagi kemarin Selasa (23/3) memantau beberapa toko buku (TB) di Palembang, seperti di TB Gramedia Jalan Kolonel Atmo, TB Fitroh Tijaroh, TB Diponegoro, TB Imam Bonjol dan TB Bandung. Namun hasilnya, buku tersebut tidak ditemukan. “Kalau sampai sekarang kami belum menjual buku itu, tapi kalau memang dinyatakan menyesatkan, kami tidak akan menjualnya,” kata salah satu pengelola TB Imam Bonjol di Jalan Jenderal Sudirman.
Dari informasi yang didapatkan, buku tersebut berwarna kuning, serta strip warna hijau di bagian atas dan bawah sampul tersebut. Dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Makasar, Ikatan Dakwah Indonesia Cabang Medan Marelan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Medan, Dewan Syariah Daerah (DSD) DPD PKS Kota Medan, relawan Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Aceh dan kader PKS di Aceh, telah mengkaji buku ini, dan menyimpulkan buku itu menyesatkan akidah umat Islam dan tidak jelas peruntukannya.
Karena setelah halaman sampul disebutkan judul bukunya rahasia doa-doa yang dikabulkan, doa-doa pengikut Isa Al-Masih, serta buku berisikan doa dari kitab lain/bible. Pihak Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Medan. Salman Alfarisi, merinci, buku ini sangat tidak jelas peruntukannya, sekilas seperti buku Islam, karena terdapat idiom-idiom Islam dan pengutipan ayat-ayat Al-Qur’an. Namun dengan pencantuman kalimat ‘Doa-doa Pengikut Isa Al-Masih’ pada halaman depan, terkesan bahwa buku itu adalah bacaan Kristen.
“Bila ditujukan untuk umat Muslim, harusnya tidak ada isinya doa dari kitab lain (Bibel). Tapi seandainya buku ini diberikan kepada umat kristiani, mestinya tak ada kutipan ayat-ayat Al-Qur’an,” simpulnya seperti dikutip dari sebuah blog online.
Pengelabuan terletak pada banyaknya idiom Islam, ada istilah Arab misalnya Yesus diterjemahkan menjadi Sayyidina Isa Al-Masih, ada surat-surat Alquran Al-Fatihah, An-Nas, Al-Falaq, Al-Ikhlas dan lainnya, pada ujung bab I diakhiri dengan dua buah kaligrafi bertuliskan
“Al-mahabbatu hiya takmiilun-naamuus” artinya Kasih adalah kegenapan hukum agama) yang diambil dari Bibel, surat Paulus kepada Jemaat di Roma pasal 13 ayat 10, dan pada Bab II berjudul ‘Rahasia Doa-doa yang Makbul dalam Injil’ dan lainnya.
Menanggapi hal ini, Ketua Forum Umat Islam, Umar Said mengatakan, meski ia belum membaca sendiri buku tersebut, namun ia mengkhawatirkan jika buku tersebut masuk ke Sumsel dan dapat menyesatkan umat Islam.
Umar meminta toko buku di Sumsel harus selektif dalam menyediakan buku Agama Islam, harus diperiksa terlebih dahulu dan harus dilihat kejelasan keislamannya. Jika ditulis orang yang bukan Islam itu dinamakannya penodaan terhadap agama.
“Jangan sampe ada buku Agama Islam yang dtulis tangan bukan orang muslim, yang mencoba menampakkan nilai Islam di dalam buku padahal itu siasat untuk menjebak, toko Buku Islam harus meneliti secara sungguh-sungguh, apakah ada unsur penodaan atau tidak,” katanya,
Umar menegaskan, jika ada buku baru tentang Islam haruslah terlebih dulu disodorlan ke MUI sebagai sample untuk dikaji, FUI juga meminta agar masyarakat dan toko buku tetap waspada terhadap buku berjudul Rahasia Doa Yang Terkabulkan karangan Hanan El Khouri karena terindikasi menyesatkan.
Terpisah, Kakanwil Kemenag Sumsel, Drs H Najib Haitami MM mengatakan, pihaknya belum tahu dan belum dapat memastikan isinya apakah benar menyesatkan atau tidak, karena pihaknya belum memiliki buku tersebut. “Kalau ada kita akan kaji dulu lebih mendalam, dan kalau memang ada buktinya tolong serahkan ke Kanwil Kemenag Sumsel untuk diteliti.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s