Kakanwil Kemenag, Intruksikan Daerah Cek Kiblat Masjid

Posted: 23/03/2010 in Uncategorized
Tags: , , , , ,

– Kemenag Sumsel, Latih Kepala KUA se Sumbagsel

InformasiPagi, Sumsel

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Sumsel, Drs H Najib Haitami, mengintruksikan Kemenag Kabupaten/Kota mengecek kiblat masjid di daerahnya. Hal ini salah satunya terkait ada temuan 60 persen masjid di Pagaralam yang bergeser kiblatnya.
“Masalah kiblat ini sedang banyak diperbincangkan, maka saya perintahkan Kakandepag di Sumsel, untuk meneliti kiblat-kiblat masjid-masjid di kabupaten/kota,” kata Kakanwil Kemenag, Drs H Najib Haitami saat memberikan pembekalan materinya, pada acara diklat peningkatan kualitas kepemimpinan Kepala KUA kecamatan angkatan I, dan diklat hisab rukyat tingkat menengah angkatan I Kemenag se Sumatera Bagian Selatan, di Aula Balai Diklat Kemenag Palembang Sabtu (20/3).
Secara resmi pihaknya kata Najib, belum menerima informasi tentang adanya pergeseran kiblat di beberapa kabupaten/kota khususnya Pagaralam, namun ia telah mengintruksikan melalui surat edaran resmi ke daerah-daerah untuk memeriksa arah kiblat di masjid masing-masing dan melaporkan. “Ajak musyawarah berbagai alim ulama dan ahli ilmu falak di daerah masing-masing untuk mengeceknya, karena kiblat ini berkaitan dengan ibadah umat muslim, kalau pun ditemukan pergeseran kiblat, cukup sajadahnya saja yang dimiringkan,” pintanya.
Selain itu, mengenai diklat hisab dan rukyat serta diklat kualitas kepemimpinan Kepala KUA, menurut Najib Kemenag memang memerlukan orang-orang yang mengerti hisab dan rukyat, bahkan untuk menangani hisab rukyat dan membantu Bidang Urais Kemenag Sumsel, dalam menentukan jadwal shalat juga, satu syawal, Ramadhan, Idul Adha, Kemenag Provinsi mendatangkan pakar rukyat dari daerah.
Sedangkan untuk diklat kualitas kepemimpinan kepala KUA, Najib menerangkan, Kepala KUA adalah ujung tombak Kemenag, dan memiliki tugas berat karena tidak miliki staf struktural. Sehingga, dalam memimpin, Kepala KUA harus penuh keikhlasan, transparan serta harus netral mengayomi semua agama.
“Kepala KUA juga harus memperhatikan knowledge/pengetahuannya, skill/keterampilannya, attitude/tata karma dan sikapnya, sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa prima. Beberapa Kepala KUA di Palembang juga sudah saya sidak kedisiplinannya, dan masih banyak yang perlu dibenahi,” ujarnya.
Menurutnya, pengetahuan yang perlu ditingkatkan Kepala KUA itu, baik bidang manajerial, administrasinya dan lain-lain, segi attitude, Kepala KUA juga harus memperhatikan penampilan yang fit dan rapi. “Saya anjurkan, cara berpakaian harus diperhatikan,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan Diklat, Subrata, mengatakan, tujuan diklat untuk menambah pengetahuan, ketrampilan serta wawasan agar melahirkan aparatur pemerintahan yang handal. Peserta berasal dari Sumbagsel yaitu Sumsel, Bengkulu, Lampung dan Bangka Belitung yang berjumlah 60 orang. Tenaga pengajar diklat berjumlah 20 orang dari widyaiswara, Kanwil Kenemag dan dari IAIN RF.
Acara kemarin, dihadiri Kakanwil Kemenag Sumsel, Drs H Najib Haitami, Kepala Balai Diklat Palembang, Perwakilan Widyaiswara Palembang dan undangan khusus lainnya.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s