Honorer Pemprov Minta Dibayar Gaji

Posted: 23/03/2010 in Uncategorized
Tags: , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Hingga kini, gaji tenaga honorer di lingkungan Pemprov Sumsel belum dibayarkan, tenaga honorer pun mulai mengeluh.
InformasiPagi menangkap perbincangan lepas dan keluhan tenaga honorer di lingkungan Pemprov Sumsel kemarin Jumat (19/3), yang mengeluhkan gaji mereka belum dibayarkan. “Ai, la berapo bulan gaji lom dapat, macet ini,” celetuk seorang tenaga honorer disela jam istirahat.
Dalam perbincangan antar tenaga honorer tersebut, mereka mengaku gaji yang didapatkan dari Pemprov Sumsel, dimanfaatkan untuk hidup sehari-hari, baik untuk makan, membantu keluarga dan juga fasilitas lainnya. “Tepakso, untuk sementaro ini, ‘makan’ duit tabungan dulu,” keluh tenaga honorer lainnya.
Sedangkan honorer lainnya yang tidak bersedia ditulis namanya, juga mengakui, gaji mereka sejak Januari lalu belum dibayarkan, padahal gaji mereka dijanjikan segera di bayar Maret, sedangkan pertengahan akhir bulan Maret tinggal beberapa hari lagi. “Susah kami gaji lom dibayar ini, kalau sampe April lom dibayar, berarti selamo empat bulan gaji kami dak dibayar,” katanya.
Intinya kata tenaga honorer tersebut, mereka ingin agar masalah gaji akan segera diselesaikan Pemprov Sumsel, karena mereka dapat bernafas lega, dan juga dapat membayar hutang dari pinjaman selama gaji belum terbayar.
Sementara itu, konfirmasi dari Biro Keuangan belum didapatkan, karena saat dihubungi tidak menjawab, namun berdasarkan penjelasan sebelumnya, tertundanya pembayaran gaji tenaga honorer lingkungan Pemprov Sumsel, karena adanya perubahan pos anggaran penggajian pegawai honorer non database, dari pos biaya belanja pegawai menjadi pos belanja barang dan jasa.
“Selama ini anggaran penggajian honorer baik database dan non database terdapat pada pos anggaran biaya belanja pegawai, tapi karena ada peraturan baru, yaitu pembayaran harus dialihkan ke pos belanja barang dan jasa, secara otomatis gaji tenaga honorer belum dapat dibayarkan, karena perubahan tersebut,” kata Kepala Biro Keuangan Provinsi Sumsel, Laonma PL Tobing.
Sehingga pihaknya masih menunggu adanya pengajuan revisi dan sedang membahas perubahan pergantian pos gaji ini, namun pihaknya telah meminta izin prinsip untuk mendahului pembayaran gaji para pegawai tersebut, dengan melayangkan surat kepada Badan Pengawas Keuangan Provinsi (BPKP) dan Menpan guna memecahkan permasalahan ini.
Dijelaskannya, jumlah pegawai honorer database dan non database di lingkungan Pemprov Sumsel yang gajinya belum dibayar itu sekitar 1.400 pegawai honorer, yang gajinya Rp800.000/pegawai/bulan.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s