KPK Segera Periksa Kepala Daerah

Posted: 18/03/2010 in Uncategorized
Tags: , , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Setelah melakukan pemeriksaan harta kekayaan terhadap Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin beberapa waktu lalu, pekan depan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), segera melakukan pemeriksaan harta kekayaan bagi kepala daerah di Sumsel.
Demikian diungkapkan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, usai menghadiri acara pengukuhan pengurus IKAMUBA dan peresmian Kantor IKAMUBA di Jalan Demang Lebar Daun Rabu (17/3). Dalam waktu dekat, sekitar lima atau enam hari ke depan, seluruh kepala daerah yang ada di Sumsel baik itu Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati juga Wakilota dan Wakil Walikota yang belum diklarifikasi KPK akan diperiksa, pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui jumlah harta kekayaan para kepala daerah di Sumsel.
“Setiap kepala daerah diwajibkan melaporkan semua harta kekayaannya setiap dua tahun sekali, KPK hanya akan mengklarifikasi harta kekayaan setiap pejabat daerah itu, jadi bukannya ada masalah,” kata Gubernur.
Klarifikasi diperlukan KPK untuk memenuhi prosedur KPK, bagi kepala daerah yang belum melampirkan berkas-berkas yang diminta, pada klarifikasi ini harus diserahkan seperti misalnya kekurangan sertifikat tanah dan lainnya.
“Saya sendiri juga sudah diperiksa Senin kemarin, kurang lebih satu jam, nanti sekitar lima atau enam hari lagi, seluruh kepala daerah yang belum diklarifikasi, satu persatu akan menghadap KPK di ruang rapat Gubernur,” jelasnya.
Menurutnya, klarifikasi juga bertujuan mengecek sumber kekayaan para pejabat di Sumsel, agar jelas dan tidak menimbulkan masalah di masa mendatang.
Pada kesempatan kemarin juga, Gubernur Sumsel menjelaskan, pada April mendatang, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan mengevaluasi semua daerah pemekaran di Sumsel, untuk mengetahui perkembangan daerah pemekaran tersebut, jika tidak ada perkembangan, daerah pemekaran tersebut akan dibina serta didampingi selama tiga tahun oleh Kemendagri, dan juga system pemerintahannya akan dilakukan pemantauan.
Karena menurutnya, tidak semua daerah pemekaran setelah mekar mengalami kemajuan, daerah pemekaran tersebut terancam kembali digabung kedaerah induknya karena dinilai tidak berhasil. Dalam penilaiannya, daerah pemekaran yang maju di Sumsel seperti Kabupaten Banyuasin yang mekar dari Kabupaten Musi Banyuasin.
Hasil evaluasi juga akan membahas daerah yang baru akan mekar seperti Musirawas Utara (Muratara) Kabupaten Musirawas dan juga Penungkal Abab Lematang Ilir (Pali) Kabupaten Muara Enim, jika memungkinkan moratorium untuk pemekaran daerah tersebut akan dibuka kembali. “Dengan turunnya tim evaluasi ini, akan diketahui daerah pemekaran mana yang tidak berkembang, tapi belum dapat dikatakan sekarang, menunggu hasil dari Kemendagri,” jelasnya.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s