Jalur Kereta Api Dibagi Tiga Jalur

Posted: 15/03/2010 in Uncategorized
Tags: ,

InformasiPagi, Sumsel

Untuk mencegah kerusakan hutan akibat dari pembangunan jalur kereta api dan jalan, Gubernur Sumsel meminta pembangunan jalur kereta api dibagi tiga jalur.
Demikian terungkap dalam rapat PT Priamanaya dengan Pemprov Sumsel mengenai pembuatan jalur kereta api dari Lahat ke Tanjung Api-api (TAA) di Ruang Bina Praja Sumsel Jumat (12/3). Dalam rapat Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Sumsel, Eddy Hermanto mengatakan, beberapa investor berminat membangun jalur kereta api untuk kebutuhan pengangkutan batubara, ada juga pembangunan jalan untuk mengangkut hasil perkebunan, jalur kereta api dan jalan ini melintasi kawasan perhutanan.
“Bayangkan kalau masing-masing investor membangun rel kereta api sendiri-sendiri yang membutuhkan lahan mencapai 700 ha, berapa banyak hutan Sumsel akan mengalami kerusakan. Agar ke depan jalur kereta api dari berbagai perusaahaan, tidak terlalu banyak dan semrawut, Pemprov akan membagi jalur kereta api menjadi tiga bagian,” kata Eddy.
Usai rapat, Eddy Hermanto menambahkan, pembagian jalur tersebut berdasarkan petunjuk Gubernur Sumsel, yang juga tidak menginginkan hutan di Sumsel dirusak oleh jalur-jalur jalan atau kereta api yang dimiliki kepentingan masing-masing, sehingga Pemprov Sumsel mulai memperhatikan permasalahan pembuatan jalur kereta api atau jalan di Sumsel ini.
Jalur di Sumsel tersebut jelas Eddy, akan dibuat tiga bagian, untuk jalur sebelah luar atau kanan yaitu dari Lubuk Linggau-Sekayu-Banyuasin menuju TAA, untuk jalur tengah Lubuk Linggau-Lahat-Muara Enim-Prabumulih langsung ke TAA, sedangkan jalur kiri mencakupi OKU-OKUT-OKUS-OKI-Ogan Ilir ke TAA.
“Kita lakukan seperti ini karena kita khawatir nanti ke depan beberapa tahun yang akan datang, hutan kita habis karena dibuat jalan dan lainnya, nah dari pemikiran itulah ke depan pembangunan jalur kereta api dan jalan akan disinkronkan dengan rencana ini,” kata dia.
Menurut Eddy, seperti rencana yang dilakukan dari PT Priamanaya yang akan membuat jalur kereta api dari lahat ke patra tani, lalu ada lagi yang mengusulkan lagi minta dari lahat ke TAA. “Pembuatan jalur ini akan disinkronkan, karena itulah akan disinkronkan ke jalur tengah, yaitu dari Linggau siapapun investornya, nyambung ke lahat dari lahat ke patra tani dari patra tani ke taa, sejauh ini ada dua investor yang minat karena sama dari lahat dari patra tani mereka pake rel kereta api, dan akan terjadi konsorsium agar cepat,” katanya.
Sementara itu, dalam rapat, Susilo dari pihak PT Priamanaya menyampaikan, pihaknya akan membangun jalur kereta api dari Lahat untuk loading session batubara ke terminal khusus di Patra Tani untuk unloading session. Dengan rencana kebutuhan lahan jalur kereta api ini sekitar 883 hektar, target sementara dapat mengangkut 5 juta ton batubara per tahun.
Sedangkan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi, Robert Heri menjelaskan, banyak jalur-jalur kereta api yang akan dibangun di Sumsel, dan jika tidak diatur sedemikian rupa dapat menimbulkan kecelakaan, karena itulah pembangunan jalur kereta api harus mulai diperhatikan.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s