Aksi Demo di PLN, Berlangsung Anarkis

Posted: 15/03/2010 in Uncategorized
Tags: , , , ,

Palembang, BP

Karena dinilai mendiskriminasi perguruan tinggi swasta PT PLN WS2JB untuk penerimaan pegawai PT PLN, puluhan massa dari Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), yang tergabung dalam aliansi mahasiswa dan alumni UMP, mendemo kantor PT PLN di Jalan Kapten Arivai Jumat (12/3). Demo berlangsung anarkis, karena diwarnai aksi pemecahan kaca pintu kantor PT PLN.
Pantauan di kantor PT PLN, massa pendemo datang sekitar pukul 10.30 menggunakan dua bus, kemudian pendemo langsung melakukan orasi dan membacakan pernyataan sikap mereka. Demo massa dipicu iklan penerimaan pegawai PLN di salah satu media penerbitan di Palembang, yang memuat PT PLN hanya menerima/merekrut sarjana UNSRI dan D3 Politeknik Sriwijaya.
Semula, demo berlangsung kondusif, namun suasana memanas saat Manager SDM PT PLN, Iskandar Ak, habis kesabaran untuk menenangkan massa karena terus melakukan protes kepada PT PLN padahal sedang dilakukan penjelasan. “Saya ingin menjelaskan hargai saya, jangan terus memprotes, membentak, saya juga bisa membentak kalian,” katanya kepada para pendemo.
Karuan saja, para pendemo menyerbu barikade pengamanan pihak PLN dan kepolisian, hendak masuk ke kantor PT PLN, bahkan pendemo melakukan aksi lempar kantor PT PLN, yang membuahkan kaca pintu kantor PT PLN tersebut pecah. Namun, koordinator lapangan dan koordinator aksi berhasil membendung emosi para pendemo, dan tidak lama berselang aksi berakhir.
Sebelum aksi anarkis terjadi, Kordinator Aksi Febuar Rahman SH menyampaikan, kebijakan PT PLN yang menerima pegawai hanya dari lulusan S1 Universitas Sriwijaya dan atau D3 Politelnik Universita Sriwijaya sangat diskriminatif terhadap perguruan tinggi swasta. “Kenapa hal ini bisa terjadi, tentu ada sesuatu dibalik itu. Padahal negeri atau swasta tidaklah menjamin kredibilitas dan kualitas kompetensi mahasisiwa,” ungkapnya.
Menurut Febuar, dalam undang undang 1945 menjelaskan, setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Sehingga tindakan PT PLN persero tersebut dinilai tidak berpihak terhadap rakyat dan mahasiwa, dan diduga banyak kepentingan di dalamnya. “PLN telah mengangkangi UUD 45 dengan meakukan diskriminasi ini,” teriak Februar.
Dalam pernyataan sikapnya, pendemo menuntut PLN merevisi persyaratan lamaran yang telah dikeluarkan di berbagai media dan memperpanjang waktu pendaftaran. Selanjutnya agar PLN Sumsel membentuk tim independen rekrutmen pelamar pekerjaan. Lalu pendemo meminta pimpinan PT PLN diturunkan, serta mendesak PLN meminta maaf kepada masyarakat khusunya PTS di Sumsel melalui media cetak selama 7 hari berturut-turut. “Kami harap kebijakan tersebut dirubah dan ganti pimpinan PLN karena telah mendikotomi PTS,” kata Febuar.
Menanggapi hal itu, Manajer SDM PLN S2JB Iskandar Ak menjelaskan, kejadian itu hanya miskomunikasi, pihaknya hanya menjalankan petunjuk PLN pusat, yang mengkhususkan perekrutan dari lulusan PTN. Namun PLN telah meralatnya dan menerima lulusan PTS. “Kami telah mengeluarkan ralat penerimaan karyawan pada Kamis (11/3) di media, yang intinya setiap PTN atau PTS boleh ikut. Bahkan sudah ada 6 alumni UMP yang mendftar,” ungkapnya.
Iskandar juga telah meminta maaf kepada massa pendemo dan alumni UMP yang diwakili oleh Pembantu rektor III, Dekan Fakultas Hukum dan Dekan Fakultas Ekonomi UMP.
Masih di Kantor PLN, Kapolsek IT I, AKP Kadarislam Kasim SH mengatakan, aksi demo tanpa ada pemberitahuan kepada pihak kepolisian baik Polsek, Poltabes atau Polda, sehingga dinilainya menyalahi aturan dan akan segera ditindak lanjuti.
Konfirmasi terakhir dengan pihak PT PLN kemarin sore, Asisten Manager PT PLN WS2JB, Fauzi menjelaskan, pihaknya telah melaporkan aksi anarkis pemecahan kaca kantor PT PLN kepada Poltabes Palembang, dan pihaknya menyerahkan prosesnya ke hukum yang berlaku. agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s